| Selasa, 02 Oktober 2007 | NASIONAL |
Pembebasan Lahan Selesai 2007SEMARANG - Pembebasan lahan untuk pengembangan Bandara Internasional Ahmad Yani masih menjadi perhatian Pemprov Jateng. Ditargetkan, pembebasan lahan tersebut akan selesai pada tahun ini. Selama ini lahan yang akan digunakan untuk terminal penumpang dan akses jalan menuju terminal di sebelah utara bandara masih dikelola petani penggarap dengan sistem sewa kepada TNI AD. ''Itu yang sampai sekarang masih menjadi kendala kami. Sebenarnya lahan itu milik TNI, tetapi karena telah dikelola puluhan tahun, jadinya mereka (petani penggarap-Red) menginginkan biaya pengganti lahan,'' kata Kepala Dinas Perhubungan dan Telekomunikasi (Dishubtel) Jateng Ir Abdul Rochim, Senin (1/10). Pembangunan jalan menuju terminal penumpang, kata dia, sampai sekarang hanya mampu menyelesaikan dari Jl Arteri Yos Sudarso sampai Kali Siangker. Selanjutnya pembangunan tidak bisa dilanjutkan, karena penggarap belum bersedia melepas tanahnya. Total panjang jalan yang akan dikerjakan 1.150 meter. Terpisah, Direktur PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT) Djuwarso menyatakan, paling tidak 2007 ini sudah bisa membebaskan lahan yang ada. Pihaknya yang bersama PT Angkasa Pura I telah menerjunkan tim yang salah satu tugasnya menyelesaikan legalisasi dan pembebasan lahan. ''Tim yang dibentuk baru bekerja dua minggu. Setidaknya tiga bulan ke depan sudah bisa menyelesaikan masalah itu. Selain pembebasan lahan juga akan diselesaikan bentuk kerja sama dan teknis pembangunannya.'' (H37,H6-62) |