logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 02 Oktober 2007 NASIONAL
Line

Aroma Dendam MU-Roma

LONDON - Kemenangan 7-1 Manchester United (MU) atas AS Roma pada Liga Champions musim lalu memang menakjubkan. Kini, Roma kian termotivasi untuk melakukan balas dendam dalam matchday 2 Grup F di Stadion Old Trafford, Rabu dini hari WIB nanti.

Di tempat yang sama enam bulan lalu, MU meraih kemenangan terbesarnya di Eropa. Hasil yang di sisi lain mempermalukan Roma yang bermain bagai anak bawang. Mungkinkah kemenangan luar biasa itu terulang? Gelandang MU Owen Hargreaves menyatakan sukses besar tersebut takkan terulang. "Hasil itu hanya terjadi sekali dalam tiga atau empat tahun,'' tandas pemain yang musim ini didatangkan dari Bayern Munich itu, kemarin.

Hargreaves justru mewaspadai semangat Roma untuk menuntut balas dendam. Anggota tim nasional (timnas) Inggris ini yakin Giallorossi datang dengan misi melakukan revans. ''Target kami pun memenangi laga ini,'' ungkapnya.

Komentar senada dilontarkan manajer Sir Alex Ferguson. Fergie, panggilan akrab pelatih asal Skotlandia itu, optimistis Cristiano Ronaldo akan kembali mampu menghancurkan barisan pertahanan klub Italia tersebut.

''Kami telah kembali ke performa terbaik, menyusul kemenangan atas Birmingham City. Ronaldo sekali lagi memperlihatkan permainan menawan di lapangan,'' tutur Fergie.

Terbaik

Bagaimanapun, Roma pantas diwaspadai. Giallorossi adalah salah satu tim terbaik di Italia saat ini. Kendati akhir pekan lalu dihabisi Inter Milan 1-4 di Seri A, pasukan Luciano Spalletti tetap tak bisa dianggap sebagai tim kacangan.

Francesco Totti cs tak ingin menjadi keledai yang terperosok ke lubang yang sama. Kedatangan pemain-pemain baru seperti Ludovic Giuly dan Juan menjadi modal penting agar tidak kalah mental sebelum berlaga melawan Setan Merah.

''Kami akan berusaha melupakan kekalahan pahit musim lalu. Kuncinya, kami tak boleh membiarkan lawan berlama-lama dengan bola,'' ujar Spalletti.

Tim tamu sepertinya diuntungkan dengan cederanya kiper utama Edwin van der Sar. Posisi penjaga gawang asal Belanda itu akan digantikan Tomasz Kuszczak.

Fergie kemungkinan memainkan skema 4-4-2, sedangkan Spalletti lebih suka menggelar formasi 4-2-3-1. (rtr,A7-31)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA