logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 02 Oktober 2007 SEMARANG
Line

Kurang Penutup, Kualitas Daging Menurun

  • Harga Kebutuhan Pokok Stabil

UNGARAN - Karena salah satu sisi los daging di Pasar Karangjati baru di Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, relatif terbuka, kualitas daging ayam dan sapi cenderung menurun. Daging tampak agak mengering tetapi masih bisa dikonsumsi. Hal itu disebabkan terkena sengatan sinar matahari dan embusan angin. Rombongan Wakil Bupati (Wabup) Semarang Hj Siti Ambar Fathonah saat melakukan pantauan harga mendapati hal ini, Senin (1/10).

''Kami akan menyempurnakan Pasar Karangjati ini menjadi pasar percontohan. Karena ini masih baru, jadi dalam taraf pembenahan. Los daging direncanakan higienis dan Pemkab akan membuatnya senyaman mungkin bagi konsumen,'' kata Siti Ambar Fathonah yang didampingi sejumlah kepala satuan kerja. Menurut Ambar, di lokasi pasar baru ini juga akan diisi dengan kegiatan usaha kuliner.

Pejabat yang turut dalam rombongan Wabup di antaranya Kabag Humas Suparjo SH, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Penanaman Modal Imam Sudarmaji SH MM, dan Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Ir Agus Purwoko Jati.

Ambar yang sebelumnya juga memantau perkembangan harga menjelang Lebaran di Pasar Babadan ini, kemarin mengatakan, harga kebutuhan pokok di kabupaten tersebut masih relatif wajar. ''Belum ada kenaikan harga kebutuhan pokok yang terlalu signifikan. Semua masih wajar dan terkendali,'' jelas Ambar yang juga didampingi Lurah Pasar Karangjati Sujarwo SSos.

Glonggongan

Usai pantauan, ia juga menegaskan, tidak ada daging glonggongan di pasar tersebut. Kepala Disnakan Ir Agus Purwoko Jati didampingi Kabid Keswan dokter hewan Bambang Sutrisno MM menandaskan, ke depan pihaknya akan menyediakan freezer untuk penjual daging.

''Sekat terbuka di los daging pasar ini harus segera ditutup. Karena terkena sinar matahari dan angin, daging tampak layu. Tapi ini masih layak dikonsumsi,'' terang Agus, saat di lokasi, kemarin.

Dari hasil pantauan tersebut di Pasar Babadan, harga telur relatif stabil antara Rp 9.000 hingga Rp 10.000 per kilogram. Harga minyak curah Rp 8.500 per liter, daging ayam ada yang Rp 16.000 per kilogram dan Rp 17.000 per kilogram.

Sedangkan daging sapi masih stabil dengan harga Rp 45.000 per kilogram. Sementara harga bumbu berupa bawang merah Rp 6.000 per kilogram dan bawang putih Rp 6.500 per kilogram. ''Sayur-sayuran naik sedikit, dari Rp 700 menjadi Rp 800 per ikat,'' ucap seorang petugas Disperindag PM.

Adapun di Pasar Karangjati relatif lebih murah, misalnya harga daging ayam Rp 16.000 per kilogram, daging Rp 43.000 per kilogram, telur Rp 8.000 per kilogram, tepung Rp 5.000 per kilogram, dan minyak goreng Rp 8.500 per liter. (H14-41)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA