logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 02 Oktober 2007 SEMARANG
Line

Terkait Pendirian Pabrik Jagung, BPPT Turunkan Tim

GROBOGAN-Balai Pengkajian Penerapan Teknologi (BPPT) di Jakarta bermaksud menurunkan tim ke Grobogan akhir Oktober mendatang. Kedatangan tim terkait rencana pemkab mendirikan pabrik pengolahan komoditas jagung di Desa Dapurno Kecamatan Wirosari.

Sekda Sutomo HP mengatakan, tim diterjunkan ke Grobogan setelah sebelumnya dilakukan pembicaraan antara Wakil Bupati Icek Baskoro dengan Direktur Pusat Teknologi Agro Industri BPPT Ir Henky Hernanto, di Jakarta belum lama ini. ''Setelah bertemu dengan Wakil Bupati di Jakarta, pihak BPPT bermaksud menerjunkan tim ke Grobogan. Tim itu nantinya akan melakukan studi kelayakan tentang kemungkinan pembangunan pabrik jagung di Grobogan,'' ujarnya Senin (1/10) kemarin.

Menurutnya, dalam studi kelayakan, nantinya tim melakukan penilaian terhadap potensi ekonomi dan sosial terkait rencana pembangunan pabrik. Selain itu, mereka juga akan mempelajari sejumlah tahapan teknis jika pabrik akhirnya dibangun di Grobogan.

Pasalnya, pemkab berkeinginan membangun pabrik pengolahan jagung secara terpadu dari hulu hingga hilir. Mulai, dari pengolahan tepung, produksi makanan ringan hingga pengadaan pakan ternak berbahan dasar jagung. Diakui, pabrik pengolahan jagung di Grobogan memang sangat dibutuhkan.

Produksi Tinggi

Sesuai data yang ada produksi jagung setiap tahun mencapai 500.000 ton. Selama ini meskipun Grobogan terkenal sebagai penghasil jagung, namun komoditas tersebut justru lebih banyak dibawa keluar wilayah.

Adanya pembangunan pabrik diharapkan mampu membantu petani mengolah jagung tanpa perlu membawanya ke luar. Sebagaimana diketahui, Pemkab berencana membangun sebuah pabrik pengolahan produk jagung secara terpadu tahun 2008, dengan nilai investasi sekitar Rp 2,9 miliar.

Investasi dialokasikan untuk membangun pabrik sebesar Rp 2 miliar, sisanya untuk membeli alat pengolahan jagung milik BPPT sebesar Rp 900 juta.Diperkirakan, jika sudah berdiri, belasan ton tepung jagung dalam sehari bisa diproduksi dari tempat tersebut. (H41-16)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA