logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 02 Oktober 2007 SEMARANG
Line

Waspadai Delapan Pasar Tumpah

SEMARANG- Pemkot mengidentifikasi delapan titik pasar tumpah di Kota Semarang yang diprediksi rawan kemacetan. Simpul kemacetan itu berupa pasar yang berada pada lintasan arus mudik, baik pada jalur utama maupun jalur alternatif.

Kepala Kantor Infokom Bambang Kono kepada wartawan, Senin (1/10) mengatakan, identifikasi titik pasar tumpah itu mengemuka dalam rapat persiapan Lebaran, yang melibatkan satuan kerja perangkat daerah terkait, pekan lalu. Dia menjelaskan, kedelapan titik pasar tumpah itu adalah Pasar Mangkang, Pasar Karangayu, Pasar Genuk, Pasar Peterongan, Pasar Wonodri, Pasar Mrican, Pasar Gayamsari, dan Pasar Johar.

''Walaupun berada di jalur mudik, Pasar Bulu relatif tidak menimbulkan pasar tumpah, karena para pedagang yang semula menempati halaman parkir telah dipindahkan ke lantai dua,'' ujar Bambang Kono didampingi Kasi Humas Achyani.

Secara khusus, selama H-7 hingga H+7 Lebaran, pemkot menyiapkan antisipasi kemacetan di pasar tumpah tersebut. Penanganan itu bersifat lintas instansi, mulai Dinas Pasar, Dinas Perhubungan, hingga polisi. ''Semakin mendekati Hari Raya, besar kemungkinan terjadi pasar tumpah. Sebab, jumlah pedagang sangat mungkin bertambah, karena banyak yang mrema,'' paparnya.

Walaupun pedagang bertambah, dia berharap mereka tidak sampai berjualan di bahu jalan. Kalau hal itu dilakukan, kemudian diikuti oleh parkir kendaraan, hampir bisa dipastikan terjadi kemacetan.

Stok Bahan Pokok

Selain pasar tumpah, kata Bambang Kono, rapat juga membahas ketersediaan bahan pokok menjelang Lebaran. Dari inventarisasi yang dilakukan, dipastikan stok bahan pokok untuk Kota Semarang bisa memenuhi kebutuhan masyarakat untuk berhari raya. ''Secara khusus, Dinas Pasar membentuk posko untuk memantau stok dan harga bahan pokok,'' katanya.

Posko tersebut mempunyai dua tugas, yakni memantau ketersediaan pasokan dan fluktuasi harga bahan pokok. ''Kemungkinan kelangkaan bahan pokok harus ditekan, demikian juga lonjakan harga yang mungkin terjadi sekitar Lebaran.'' (H9,H12-37)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA