Seperti biasa, setiap menjelang lebaran tiba perampokan kembali menyeruak
di mana-mana. Pembaca bisa mencoba membalik-balik catatan seperti juga
yang kami lakukan, setiap menjelang lebaran keadaan hampir selalu sama.
Bulan Ramadhan tiba, kecenderungan konsumtif bertambah, toko emas ramai
dikunjungi orang, antrean di bank memanjang, dan biasanya pula show
room motor dan mobil semarak. Nah, bersamaan dengan itu, sebagian kecil
di antara masyarakat ada yang tidak bisa mengendalikan nepsu melik karena
barangkali juga ingin seperti yang lain.
|
 |
Bedil pun menyalak tak tertahan di Myanmar. Darah tertumpah, dan para
biksu menjadi saksi dari keberingasan junta militer untuk mempertahankan
kekuasaan, tentu dengan caranya yang khas: berbicara dengan senjata ketimbang
berdialog. Menekan rakyat agar terperangkap ke dalam ketakutan daripada
membuka keran kebebasan hak asasi manusia (HAM). Korban sipil - dari kalangan
rohaniwan dan rakyat prodemokrasi - berjatuhan. Kerusuhan yang sangat,
sangat memedihkan. Jiwa manusia tak berharga di hadapan nyala syahwat kekuasaan.
Demokrasi tertindih oleh alunan senapan pencabut nyawa.
|
 |
Perlakuan diskriminatif atas dasar perbedaan apa pun merupakan tindakan
yang tidak manusiawi. Stigmatisasi terhadap seseorang atau sekelompok orang
merupakan hukuman seumur hidup yang akan menumbuhkan dendam generasi.
|
 |
CARA berpikir orang Jawa berbeda dari cara berpikir orang Barat,
karena perbedaan filsafat hidup yang mendasarinya. Filsafat Jawa, seperti
filsafat peradaban Timur lainnya, berintikan ketajaman perasaan (rasa),
bersifat deskriptif dan simbolik, berbicara mengenai pencapaian kebijaksanaan
(wisdom).
|
 |
PEREKRUTAN mahasiswa baru oleh perguruan tinggi (PT) elah usai.
Perguruan tinggi negeri yang memiliki brand image mampu menguras
lulusan SMA memasuki perguruan tinggi negeri. Perguruan tinggi negeri tidak
lagi mempertimbangkan ratio dosen dan mahasiswa sebagai ratio penjamin
kualitas pembelajaran,...
|
 |
Mencermari Surat Pembaca berjudul "Dicari Ratu Adil" oleh
Mas Suprayitno Jl Tlogomukti Timur I/878 Semarang beberapa waktu lalu,
telah berhasil mengetuk hati saya. Kepedulian saya bertambah terhadap negara
yang kaya dengan berbagai harta baik berupa hutan, laut dan aneka tambang
yang sungguh menjanjikan.
|