| Senin, 01 Oktober 2007 | NASIONAL |
Ibunda dan Suami Susmiyati Pingsan
PATI-Setelah ditunggu selama 58 hari, akhirnya jenazah TKW asal Pati Susmiyati binti Mad Rabu (28) sampai di rumah duka, Sabtu (29/9) malam. Pemulangan tersebut bersamaan dengan jenazah TKW lainnya asal Ngawi, Jawa Timur Siti Tarwiyah yang juga meninggal di Arab Saudi awal Agustus lalu. Kedua TKW tersebut meninggal akibat dianiaya oleh tujuh keluarga majikannya bersama dengan dua TKW lainnya yang selamat Rumini, dan Tari. Jenazah ibu satu anak asal Desa Purwokerto RT 5/RW 3, Kecamatan Tayu, Pati itu tiba di rumah duka pukul 21.30. Jenazah itu disambut haru oleh keluarga dan ratusan tetangga yang telah menunggu sejak sore hari. Begitu jenazah dibawa ke dalam rumah duka, ibu dan suami almarhumah, Mariyani dan Daryoto, langsung jatuh pingsan. Begitu pula dengan kakaknya, Titik. Meski sebelumnya terlihat tabah, namun begitu jenazah disemayamkan mereka tak kuasa menahan sedih. Namun, gema takbir yang dikumandangkan bersama-sama para pelayat sedikit meredam tangis yang pecah saat itu. ibu, suami, dan kakak korban langsung dibawa ke kamar untuk ditenangkan para tetangga dan kerabat. Anak Ketiga Setelah itu, armarhum yang merupakan anak ketiga dari empat bersaudara itu didoakan oleh para pelayat dan dishalati. Selanjutnya dimakamkan pukul 22.00 di pemakaman umum desa setempat. Pemulangan jenazah Sus, sapaan akrab Susmiyati dari Arab menumpang Saudi Arabian Airline SV 822. Jenazah tiba di Bandara Soekarno Hatta pukul 13.30. Setelah serah terima jenazah dari Deplu kepada keluarga koban, jenazah langsung diterbangkan ke Semarang dengan menggunakan Garuda Airline 244 serta diteruskan ke Pati dengan perjalanan darat. Dalam mengurus kepulangan jenazah tersebut, adik kandung almarhumah Supomo (26) dua bulan berada di Kantor Migrant Care di Jakarta. Dan, setelah didapat kepastian kepulangannya, Daryoto menyusul untuk memberikan persetujuan.(fen-41) |