logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 01 Oktober 2007 NASIONAL
Line

Honda City Korban Ditemukan

Polisi Kenali Sidik Jari Pelaku

KEBUMEN- Kasus pembunuhan Suyatiningsih (47), pejabat Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Kebumen, mulai ada titik terang. Mobil sedan Honda City AA-7753-D, warna hijau milik korban, Sabtu sore, diketahui berada di Terminal Bus Giwangan, Yogyakarta.

Mobil itu kali pertama dilihat orang berada di parkir terminal bus di ring road selatan Yogyakarta itu, sejak Rabu malam pukul 23.00. Tim Polres Kebumen yang menerima informasi, Sabtu malam, segera mengecek. Dari hasil pelacakan, dipastikan sedan hijau itu milik korban.

Kapolres Kebumen, AKBP Triwarno Atmojo mengatakan saat digeledah di dalam mobil tidak ditemukan surat-surat. Diduga, pelaku yang mengendarai mobil itu kabur dengan naik bus.

Petugas parkir di terminal itu menyebutkan ciri-ciri lelaki yang menitipkan mobil itu berperawakan gemuk. Sidik jari di dalam mobil itu juga telah diambil tim Polres.

''Sudah ada yang kami curigai. Namun belum bisa kita sebut sekarang,'' tandas Wakapolres.

Menuju Semarang

Diperoleh informasi, pria yang mengendarai sedan milik Suyati itu setelah memarkir sedan lalu naik mobil ke jurusan Semarang. Namun selanjutnya belum bisa diperoleh informasi. Bisa saja, mobil yang ditinggal di terminal Yogyakarta itu hanya sebagai alibi untuk mengelabui polisi.

Kapolres mengungkap, hingga saat ini penyidik Polres Kebumen telah meminta keterangan sebanyak 18 saksi. Mulai dari bekas pembantu terakhir dan pembantu lama, teman dekat, rekan kerja, saudara kandung, hingga bekas sopir dan saudara suami pertama dari asal Jatim.

Menyinggung harta benda lain yang dibawa kabur pelaku, Wakapolres belum bisa memastikan. Setelah dilakukan olah TKP ulang di rumah korban Jl HM Sarbini Desa Karangsari, Kebumen, sertifikat rumah yang diduga hilang bisa diketemukan.

Perhiasan Raib

Namun sebuah tas hitam, yang selama ini sering dibawa korban ke mana pun pergi dan diduga tempat menyimpan semua perhiasan emas, ikut raib. Di dalam mobil yang ditemukan di Yogyakarta itu juga tak diketemukan barang bukti, termasuk tas hitam.

Kapolres mengakui, logikanya, orang menyimpan barang berharga dan surat-surat penting di satu tempat. Namun, saat dicari di rumah korban , hanya ditemukan sertifikat. Sedangkan BPKB dan perhiasan emas yang disebut-sebut berjumlah cukup banyak, tak ditemukan.

Dia menjelaskan, dalam mengungkap kasus kejahatan terhadap wanita PNS Kebumen itu Polres membentuk empat tim. Tim Polres juga didukung Polwil Kedu dan Resmob Polda Jateng.

Kasatreskrim AKP Kiswiyono SPd menyatakan, barang bukti mobil masih berada di Yogyakarta dan akan diambil segera ke Polres Kebumen. Sejak penemuan mobil itu, membuat arah penyelidikan kini makin fokus.

Namun Kasatreskrim belum mau bicara tentang siapa yang paling dicurgai dari terbunuhnya Kasubid Diklat Teknis Fungsional BKDD Kebumen itu. Yang jelas, saat kejadian, Suyatiningsih seorang diri di rumah.

Suaminya, Hendro Nugroho, seorang dosen Universitas Balikpapan, berada di Kalimantan. Suyati selama ini pernah menikah dua kali. Dengan suami pertama yang meninggal tahun 2002, tak memiliki anak.

Wanita itu menikah lagi Juni lalu dengan Hendro, lelaki asal Kutosari Kebumen yang menetap di Kalimantan. Namun masa kebersamaan dengan suami kedua tak lama, karena Suyati masih dinas di BKDD Kebumen, sedangkan sang suami mengajar di Balikpapan.

Suyati sebenarnya telah mengurus kepindahan ke Kalimantan. Bahkan berkas surat pindah telah jadi dan diambil ke Provinsi. Namun sebelum dia boyongan dengan suami Lebaran nanti, nasib bicara lain. Dia keburu ditemukan tewas terbunuh di rumahnya, Rabu petang pekan lalu.(B3-77)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA