| Senin, 01 Oktober 2007 | NASIONAL |
Selangkah Lagi Hamilton Juara
FUJI SPEEDWAY- Pembalap Inggris, Lewis Hamilton, mengambil langkah besar menuju gelar juara dunia Grand Prix F1 melalui kemenangan di GP Jepang, Minggu (30/9). Langkahnya semakin mantap karena rekan satu tim sekaligus pesaing utamanya, juara bertahan Fernando Alonso, tidak bisa menyelesaikan lomba akibat kecelakaan. Alonso menabrak tembok pembatas. Pembalap McLaren-Mercedes itu berpeluang menjadi pembalap rookie (baru) pertama yang merebut gelar juara. Dia kini memimpin klasemen dengan keunggulan 12 poin. Lomba masih menyisakan dua balapan lagi. Alonso yang sebenarnya juga punya peluang besar, tercecer setelah menabrak tembok pada putaran ke-42 dari balapan yang berlangsung 67 putaran tersebut. Hamilton menang lebih dari delapan detik atas peringkat kedua dari Finlandia Heikki Kovalainen. Pembalap Ferrari Kimi Raikkonen berada di posisi ketiga. Pembalap berusia 22 tahun itu bisa memastikan diri sebagai pembalap termuda dan pembalap berkulit hitam pertama yang menjadi juara dunia F1 pada Grand Prix China di Shanghai pekan depan. Hamilton sempat keluar jalur pada pertengahan lomba, namun selamat dan berhasil merebut gelar juara GP untuk kali keempat musim ini. "Saya bertabrakan dengan Robert (Kubica). Saya tidak bisa melihat spion. Kaca helm saya berembun dan tidak bisa melihatnya ada di sisi dalam. Saya beruntung bisa finish," kata Hamilton. "Banyak pikiran berkelebat dalam otak saya. Selama beberapa putaran terakhir saya memikirkan balapan yang dilakukan (Ayrton) Senna dan (Alain) Prost. Saya merasa saya semakin dekat untuk mendapatkan sesuatu yang mirip dengan apa yang mereka capai," tambahnya. Alonso kesulitan setelah ditabrak mobil Torro Rosso yang dikendarai Sebastian Vettel. Untuk kali pertama sejak balapan di Interlagos Brasil pada 2003 sebuah lomba harus dimulai di belakang safety car karena kondisi yang buruk. Hujan turun deras sejak sebelum perlombaan. Gunung Fuji diselimuti kabut tebal. Para pembalap terpaksa mengendarai mobil sangat hati-hati dan menyelesaikan satu lap dengan waktu rata-rata dua menit 13 detik, lebih lambat 40 detik dari waktu tercepat kualifikasi yang dicetak Hamilton. Mimpi Buruk Pembalap Ferrari Kimi Raikkonen dan Felipe Massa mengalami mimpi buruk pada lap pembuka karena mereka tidak mengenakan ban full wet meski ada peraturan yang menyatakan semua pembalap harus mengenakan jenis ban tersebut jika lomba dimulai di belakang safety car. Massa tergelincir pada lap kedua dan masuk pit pada akhir lap tersebut untuk mengganti ban. Raikkonen menyusul sehingga melorot ke posisi ke-21, tepat di belakang Massa. Massa melakukan kesalahan dengan menyusul mobil di depannya saat masih ada safety car sehingga dia terkena penalti. Safety car keluar dari lintasan setelah 19 putaran yang menghabiskan waktu 42 menit. Balapan di Sirkuit Fuji Speedway ini hampir saja dibatalkan. Kondisi tidak membaik. Pembalap Williams, Alex Wurz, belum sampai tikungan pertama ketika mobilnya tergelincir dan menabrak Massa saat berupaya kembali ke jalur balap. Massa sempat menempati posisi ketiga dalam balapan penuh insiden itu. Namun dia kemudian masuk pit untuk mengganti ban sehingga Raikkonen bisa menyusul. "Kami memutuskan untuk start dengan ban intermediate. Hujan turun tapi itu tidak menjadi masalah besar. Bagi saya, masalahnya adalah tidak bisa melihat mobil yang berjarak 50 meter di depan," kata Raikkonen. "Mereka bilang ada peraturan bahwa semuanya harus start dengan ban extreme wet. Pengawas lomba lupa memberitahu tim kami dan mereka memaksa kami masuk pit saat safety car masih ada," tuturnya. "Kami kalah poin dari Lewis, tidak banyak yang bisa kami lakukan setelah dipaksa mengganti jenis ban," tambahnya. Massa sendiri finish keenam setelah pertarungan seru dengan Kubica pada tikungan akhir. Pembalap Polandia itu sempat memaksanya untuk melebar, namun dia kembali ke jalur dan masuk finish lebih dulu. (ant-40) | ||||