logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 01 Oktober 2007 SEMARANG
Line

Keimanan Tidak Dilihat dari Keturunan

SEMARANG - Kegiatan hiburan musik bertajuk Djarum Super Pesona Ramadan 2007 yang dilaksanakan Sabtu (29/9) malam tetap diminati kawula muda untuk mengisi acara malam Minggu mereka.

Hal itu terlihat dengan masih banyaknya anak muda Kota Semarang yang menyaksikan hiburan musik dibalut siraman rohani yang diselenggarakan New Exi Production bersama Olga Girls Magazine, Radio Trax FM serta didukung sepenuhnya Djarum Super.

Sabtu malam lalu menampilkan Image Band yang digandrungi kawula muda Kota Semarang.

Band yang diawaki Lia, Putri, P'Man, dan Andi (pada vokal), Catur (gitar), Kopek (bas), Koko (drum) dan Gamal (kibor) tampil memesona.

Sejumlah tembang yang dibawakan antara lain "Mencari Tuhan", "Kisah Tak Sempurna", "Surgamu", "Akhirnya", dan "I M Sorry Good Bye" yang dibawakan Kris Dayanti.

Bukan Keturunan

Selain Image, tampil juga Mitra Band. Dengan personel Atik, Fahmi, dan Mala (vokal), Iqo (gitar), Candra (bas), Bimo (kibor), dan Yoga pada drum, mereka menghibur pengunjung dengan tembang-tembang antara lain, "Pintu Surga", "Salawat", "Andai Ku Tahu", "Perdamaian", dan "Dengan Menyebut Nama Allah".

Selain dua grup yang sudah terkenal di blantika musik Kota Semarang itu, panitia juga menampilkan nasyid DNA dari Undip.

Mereka membawakan lagu-lagu bernuansa Islami, seperti "Assalamualaikum", "Selamat Datang Ramadan", "Cinta Hakiki", Rasulullah dan "Laut Biru".

Di sela-sela penampilan nasyid DNA, diisi ceramah dai Gus Ali. Dalam kesempatan itu, Gus Ali menyampaikan, sebelum beraktivitas sebaiknya seseorang tidak lupa membaca bismilah.

Karena, dengan membaca bismilah, insyaallah manusia akan selalu mendapat perlindungan dan dilimpahi rahmat-Nya.

Dia menambahkan, keimaman seseorang tidak dilihat dari keturunan, apakah dia anak kiai atau anak pejabat, lantas memiliki iman dan taqwa yang bagus.

"Nabi Nuh beriman kepada Allah, namun anaknya yang bernama Qan'an justru murtad kepada Allah SWT.

Selain itu Firaun yang berkuasa di zamannya Nabi Musa memiliki istri yang beriman kepada Allah SWT," ujarnya.

Koordinator acara, Astuti SE mengatakan, kegiatan diselenggarakan selain untuk menciptakan hiburan positif, sekaligus menjadi wahana silaturahmi anak muda Semarang. (H36-18)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA