logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 01 Oktober 2007 SEMARANG
Line

Ngabuburit yang Jazzy

PAGELARAN musik jazz untuk acara ngabuburit mungkin bukanlah hal yang familiar digelar di panggung hiburan musik di Semarang. Tengok saja acara musik dalam rangka ngabuburit yang digelar selama ini.

Hampir bisa dipastikan, suguhan musik yang diperdengarkan tidak jauh dari R&B, hip hop, Top 40, yang notabene merupakan suguhan rutin pada pertunjukan-pertunjukan band-band musik Semarang.

Namun baru-baru ini, Radio Suara Sakti 105.2 FM bersama Semarang Jazz Community dan HMJ Ilmu Komunikasi FISIP Undip mencoba menyuguhkan sajian musik istimewa kepada pecinta musik Semarang.

Mereka menggelar pertunjukan musik yang diberi titel Jazz on The Street di Jl Imam Bardjo SH (depan BNI Undip Pleburan).

Jika biasanya, mereka menggelar pertunjukan jazz di dalam area kampus, maka kali ini dengan format yang sedikit berbeda, agar juga dapat dinikmati oleh pecinta musik di luar kampus, pertunjukan tersebut digelar di jalan.

Pada acara yang didukung Dji Sam Soe Super Premium Jazz itu, Improvy Band, Introo Band, dan Circle Band yang beraliran fusion, mampu membangkitkan semangat penonton yang notabene dari berbagai unsur dengan selera musik berbeda-beda.

Para penonton tidak sedikit yang ikut berdendang dan goyang bersama ketika Circle Band membawakan lagu-lagu jazz yang sudah akrab di telinga seperti ''High & Dry'' dan ''Everlasting Love'' milik penyanyi bertubuh mungil, Jamie Cullum. ''Can't Buy Me Love''-nya The Beatles dikemas menjadi ''jazzy abis'. Bagi pendengar yang tidak menyimak lagu itu secara seksama, mungkin akan pangling. Pasalnya, versi asli ''Can't Buy Me Love'' cukup rancak dan sedikit ngerock.

Namun pada sore itu, yang menarik perhatian penonton adalah Supercussion. Selain karena mengusung aliran latin jazz, grup musik tersebut berbeda dari kelompok musik lainnya. Mereka mengandalkan kekuatan instrumen perkusi untuk memanjakan penonton.

Tanpa vokalis dan tanpa tembang. Keempat pemain perkusi juga bermain kompak dan saling mengisi. Dari yang beraliran slow sampai cepat. Usai pertunjukan itu, kru Radio Suara Sakti dan media melanjutkan acara berbuka puasa di Basilia European Kitchen CafÈ & Dine, Java Supermall. (Ida Nursanti-56)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA