| Senin, 01 Oktober 2007 | SEMARANG |
Truk Bermuatan Mahoni DirampasSEMARANG- Maryanto (32) dan Kuntoro (26), keduanya warga Wonosobo melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Mapolwiltabes Semarang. Pasalnya, sopir dan kernet truk itu mengaku menjadi korban perampasan oleh sekelompok pria tak dikenal. Akibatnya, korban mengalami kerugian berupa satu unit truk engkel beserta puluhan gelondong kayu mahoni yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah. Kepada petugas SPK, korban mengungkapkan, kejadian itu bermula ketika mereka diminta majikan mengirim kayu mahoni ke salah satu perusahaan yang berlokasi di Jl Mpu Tantular Semarang, Rabu (26/9). ''Seperti biasa majikan saya, Pak Hartono, menyuruh kami mengirimkan kayu ke Semarang. Kami tiba di perusahaan yang menerima kayu sekitar pukul 23.30. Sembari menunggu kuli bongkar muat, kami berisitirahat di dekat truk,'' kata Maryanto. Saat tengah istirahat, kedua orang itu dikejutkan kedatangan mobil Toyota Avanza dan sedan. Empat penumpang mobil turun disusul tiga penumpang mobil sedan. Salah seorang di antara mereka dengan nada tinggi dan memaksa mengatakan kalau truk beserta muatannya itu akan dibawa. Ditanya soal keterlambatan laporan ke pihak kepolisian, kedua korban mengaku ketakutan akan ancaman komplotan perampas yang jumlahnya tujuh orang itu. ''Kami takut ancaman pelaku. Hal itu yang menyebabkan kami terlambat melaporkan peristiwa tersebut,'' jelas Kuntoro. Kasus itu kini sedang dalam pengembangan dan penyidikan jajaran Polwiltabes Semarang. (H40,H21-18) |