| Kamis, 20 September 2007 | NASIONAL |
Jalan Kaki Paris-Dakar
PARIS - Rute reli Paris-Dakar dikenal sebagai rute paling ganas. Namun, keganasan itu justru membuat dua aktor pengganti (stuntman) Prancis untuk menaklukkannya. Raimundo Querido (26) dan rekannya Daniel Girondeaud (27) bertekad menempuh rute sepanjang 6.000 km itu dengan jalan kaki. Mereka sehari-hari mencari nafkah dengan menampilkan pertunjukan akrobat lompat dari atap, memanjat gedung pencakar langit dan akrobat-akrobat lain. Kedua orang itu dijuluki ''akrobat urban''. Petualangan dua akrobatis itu akan dimulai Kamis ini dengan berjalan kaki menjelajahi Prancis dan Spanyol, dilanjutkan dengan Maroko dan sepanjang pantai Afrika barat. Dari Dakar, ibu kota Senegal, mereka akan melanjutkan perjalanan dengan kapal atau pesawat ke kota kelahiran Querido di Cape Verde Islands (Tanjung Verde). Querido dan Girondeaud berencana berjalan kaki sejauh 50 km setiap hari sehingga bisa mencapai Cape Verde pada Februari tahun depan. Sepanjang perjalanan, bakal akan banyak godaan untuk mempertunjukkan keahlian akrobatik mereka, namun mereka bertekad tidak akan terlalu banyak berakrobat. Catatan perjalanan itu akan dipublikasikan online pada situs www.paris-dakar-a-pied.skyrock.com. ''Pesan yang ingin kami sampaikan dari perjalanan ini adalah, tidak ada yang tidak mungkin,'' kata Querido. Dia sendiri masih belum percaya kalau ternyata berhasil meyakinkan perusahaan-perusahaan dan lembaga pemerintah untuk mensponsori petualangan itu. Menjadi Contoh ''Saya bukan cuma ingin berbuat sesuatu sebagai contoh bagi anak-anak di sini,'' kata dia, ''Saya juga ingin menunjukkan kepada anak-anak bahwa kita bisa berhasil, tidak peduli dari mana kita berasal.'' Querido merantau ke Paris saat dia berusia 12 tahun. Kedua orang itu dikenal pula ikut memasyarakatkan Parkour, olahraga ekstrem yang kini populer di seluruh dunia. Parkour adalah uji ketangguhan fisik dan nyali karena si atlet harus menempuh garis finish secepat mungkin melalui berbagai rintangan seperti tembok, gedung-gedung atau pagar tinggi. Dari sebuah ''permainan jalanan'', Parkour kini sangat diminati untuk adegan-adegan iklan. Querido dan rekannya sering diminta tampil memerankan adegan-adegan mendebarkan, seperti terjun dari ketinggian jurang, melompat dari helikopter, dan sebagainya, untuk klip iklan. Pengalamannya terlibat dalam pembuatan klip iklan mulai dari Hong Kong hingga Cile memberikan kesan mendalam tentang masih adanya diskriminasi. ''Sebab, nyaris semua agen iklan memilih gaya Eropa untuk klip jenis ini. Kata mereka, gaya itu membuat produk lebih laku,'' ujarnya. Pengalaman itu mendorong dia untuk melakukan perjalanan independen melewati rute Paris-Dakar.(rtr-gn-25) | ||||