logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 18 Juli 2007 PANTURA
Line

Bakorlin III Siap

Droping 2.700 Tangki Air Bersih

TEGAL - Untuk mengatasi kekeringan yang terjadi tahun 2007, Bakorlin Wilayah III Jateng siap mendistribusikan bantuan air bersih sebanyak 2.700 tangki. Ribuan tangki tersebut akan dibagi secara merata sesuai keburuhan di 11 kota/kabupaten yang berada di bawah naungannya. Termasuk wilayah eks Karsidenan Pekalongan.

Kabid Hubungan Antarlintas Bakorlin III Jateng, Drs Djoko Supono mengatakan, dibanding tahun lalu, persediaan bantuan air bersih yang disiapakan saat ini lebih banyak. Di tahun 2006 lalu hanya disiapkan sebanyak 1.800 tangki, tetapi saat ini mencapai 2.700 tangki.

Meski demikian, jumlah itu masih belum mencukupi kebutuhan di daerah. Berdasarkan hasil pendataan yang telah dilaksanakan, kebutuhan bantuan air bersih tahun 2007 mencapai 14.000 tangki. Karena itu, Bakorlin kini sedang berkoordinasi dengan Pemprov Jateng agar mendapat tambahan pasokan.

''Saat ini kami masih berkoordinasi dengan Pemprov. Menurut rencana, kekurangan itu akan dipenuhi dari air bersih bantuan Gubernur,'' ujarnya, kemarin (17/7), usai mengikuti peresmian perubahan batas wilayah Kota Tegal dan Brebes.

Menurut dia, dalam pemberian bantuan tersebut, Bakorlin tidak memberikan pembatasan. Droping dilaksanakan berdasarkan jumlah permintaan di daerah. Sedangkan pelaksanaan di lapangan diserahkan kepada daerah masing-masing yang lebih mengetahui kondisinya.

''Tahun ini kebutuhan bantuan air memang sangat tinggi. Hal ini terjadi, lantaran jumlah permintaan yang meningkat. Dari 11 kota/ kabupaten, hanya Kota Pekalongan yang tidak mengajukan bantuan,'' katanya.

Belum Ada

Dia megungkapkan, meski telah memasuki musim kemarau, hingga kini belum ada permintaan droping air bersih dari daerah. Padahal, dari pantauan di lapangan, ada sejumlah daerah yang sangat membutuhkan.

Misalnya di Kabupaten Pemalang, di wilayah itu kini ada dua desa yang sudah kekeringan. Namun, hingga kini permintaan resmi belum diterima Bakorlin. Di sisi lain, berdasarkan pengalaman tahun lalu, mestinya pengiriman air bersih sudah dilaksanakan dari bulan Juli. ''Yang pasti, hingga kini kami belum menerima permitaan droping air. Kami menyarankan, bagi daerah yang sudah membutuhkan segera mengirim surat resmi,'' paparnya (H38-15)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA