logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 18 Juli 2007 OLAHRAGA
Line

Pola 4-4-2 Dimatangkan Lawan Persebi

  • Giliran Erick Cedera

SOLO - PSIS Semarang akan mencoba mematangkan formasi 4-4-2 pada laga uji coba melawan Persebi di Stadion Pandan Arang, Boyolali, sore ini. Penerapan skema itu diharapkan dapat lebih maksimal, dibandingkan ketika skuad "Mahesa Jenar" ditahan imbang 1-1 oleh Persis U-23 di Stadion Sriwedari, Solo, Jumat lalu.

"Pada uji coba melawan Persis U-23, memang penggunaan formasi itu tidak maksimal. Maka kita akan coba terapkan terus," kata Pelatih Bonggo Pribadi, menjelang memimpin latihan pasukannya di Stadion Manahan, sore kemarin.

Pelatih Persebi Ahmad Sukisno memanfaatkan uji coba itu untuk menempa timnya sepanjang jeda kompetisi saat ini. Pekan lalu, tim Divisi I tersebut memainkan partai persahabatan melawan PSIM Yogyakarta, dan Sabtu (21/7) mendatang menjamu kesebelasan Divisi II, PSBI Blitar.

Problem PSIS untuk menjalani uji coba melawan Persebi, lagi-lagi masalah kepincangan tim. Sejak awal menggelar pemusatan latihan di Solo, 9 Juli lalu, memang pasukan Bonggo belum komplet. Setelah Fofee Kamara yang belum pulih benar dari cedera muncul di lapangan, giliran Arkadiuz Zarczynski tidak bergabung.

Cedera Engkel

Pria yang biasa dipanggil Erick itu cedera engkel kaki kirinya. Penyerang asal Polandia itu hanya berjalan keliling lapangan rumput saat latihan sore. Marthen Tao dan Zoubairou juga masih harus menjalani terapi. Penyerang lubang Joao Carlos juga belum pulang dari negaranya, Brasil. Kalau tak kunjung komplet tentu tim tak bisa berlatih intensif, terutama menyangkut kerja sama dan kekompakan.

"Bagaimanapun sebuah tim perlu persiapan sebelum putaran kedua dimulai. Tapi kalau enam-tujuh pemain belum bisa bergabung latihan, tentu perpaduannya tak segera meningkat," ujar sang arsitek tim.

Justru Bonggo kini tengah mencermati kemampuan pemain seleksi asal Kamerun, Didier Koutouzi. Stoper itu akan dicermati dalam seminggu ini, termasuk pada dua partai persahabatan. "Pemain-pemain yang cedera, tentu saya beri limit waktu. Tak bisa, kalau lama menunggu," ujarnya.(D11-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA