| Rabu, 18 Juli 2007 | NASIONAL |
Perjalanan Haji Laut Lebih RumitJAKARTA - Menteri Agama M Maftuh Basyuni menilai, wacana pengangkutan jamaah haji Indonesia dengan menggunakan kapal laut lebih rumit. ''Lebih sulit, rumit. Saya tak pernah berpikir tentang haji laut. Apalagi mempunyai niat untuk menyelenggarakannya. Sebagai orang lama di sana dan pernah ikut aktif menangani penyelenggaraan haji laut, rasanya tak seperti yang digambarkan Muslimin Nasution,'' katanya di ruang kerjanya, kemarin. Sebagaimana diketahui tokoh ICMI Muslimin Nasution dalam sebuah lokakarya mengemukakan ide menghidupkan kembali haji laut. Lebih Murah Pertimbangannya biaya bisa lebih murah dan kapal laut yang dimiliki armada niaga Indonesia berkapasitas besar sehingga bisa mengangkut jamaah haji dalam jumlah besar. Menag mengaku sudah membaca proposal tentang penyelenggaraan haji laut dari seorang kapten di Jeddah. Dari penjelasan diketahui dengan haji laut seorang calon haji dapat menghemat 400 dolar AS . Namun dia menilai, hitungan itu belum dapat dipertanggungjawabkan, begitu bila dipertimbangan faktor kesulitan dan ketidaknyamanan. Menurut Maftuh Ba-syuni, dengan pertimbangan kenyamanan, be-berapa negara muslim yang semula dominan menggunakan kapal laut untuk pengangkutan jamaah haji, seperti India, Pakistan dan Bangladesh, kini menggunakan angkutan udara. (F4-49) |