| Rabu, 18 Juli 2007 | MURIA |
Jalan Desa Karangmanggu Ambrol Diterjang Ombak BesarREMBANG - Ombak besar yang menghantam wilayah Kecamatan Sarang dalam seminggu belakangan ini mengakibatkan jalan desa Karangmanggu ambrol. Jalan desa itu pernah ambrol akibat diterjang ombak besar beberapa bulan lalu. M Rouf, warga Karangmanggu mengatakan, panjang jalan desa yang rusak karena ombak itu mencapai 100 meter. Jalan yang jebol dari perempatan desa ke timur hingga mencapai masjid Karangmanggu. ''Sebelumnya, setelah ambrol yang pertama itu, warga sudah membentenginya dengan talud dari karung diisi pasir. Namun ombak dalam beberapa hari ini sangat kuat, talud dan jalan desa itu jebol,'' terangnya, kemarin. Akibat dari ombak besar itu, enam rumah sudah mulai kemasukan air laut. Sedangkan 19 rumah lain juga mulai terancam. ''Warga sudah mengungsikan barang-barangnya agar tidak hanyut. Genting-genting rumah juga sudah mulai diambili,'' katanya. Bantuan Karung Dia mengatakan, warga sangat berharap agar Pemkab segera memberikan bantuan karung seperti yang pernah dijanjikan sebelumnya. ''Sampai hari ini, kami belum menerima realisasi bantuan karung. Warga berharap bantuan karung itu secepatnya disalurkan untuk menangkal ombak yang semakin tinggi,'' tuturnya. Ombak besar Laut Jawa juga menghanyutkan sebuah kapal milik H Masrukin, warga Desa Bajingjowo, Kecamatan Sarang, yang diparkir di pantai Desa Sendangmulyo, Kecamatan Sarang. Menurut warga Desa Sendangmulyo, Maskub, kapal itu kemarin siang perlahan-lahan mulai karam. ''Kejadian sekitar pukul 09:00 pagi. Ombak paling besar memang pada jam seperti itu. Mungkin karena tidak kuat penambatnya, kapal itu kemudian hanyut,'' terangnya. Di Desa Sendangmulyo, saat ini tengah dibangun talud pemecah ombak. Namun karena ombak sangat besar hingga mencapai dua meter, warga masih cukup resah. ''Warga memprediksikan kejadian ombak besar akan terus berlangsung hingga akhir bulan ini. Karena ombak semakin tinggi setiap harinya, warga menjadi cemas jika rumah mereka tersapu ombak,'' terangnya. (H19-76) |