logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 18 Juli 2007 SEMARANG
Line

SUDUT PANDANG

Prioritaskan Penurunan Angka Kriminalitas

WILAYAH hukum Polresta Semarang Selatan dinilai memiliki karakteristik unik dibandingkan wilayah lain. Betapa tidak, di daerah itu terdapat sedikitnya 25 perguruan tinggi sehingga jumlah penghuninya pun banyak karena terdapat rumah kos-kosan. Selain itu, secara geografis Semarang Selatan terletak di daerah atas yang lebih sejuk sehingga cocok untuk tempat hunian.

Beberapa alasan itu, mengakibatkan tingkat kriminalitas di sana cukup tinggi dan hal itu tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi Kapolresta yang baru AKBP Drs Imran Yunus MH. Karena itulah, Kapolres yang melakukan sertijab pada Kamis (12/7) itu, memprioritaskan penurunan angka kriminalitas. Lulusan Akpol tahun 1990 itu, mengaku akan meneruskan program yang sudah dilakukan Kapolresta sebelumnya.

"Banyaknya kos-kosan menjadikan daerah Semarang Selatan rawan terhadap pencurian, terutama kendaraan bermotor. Saya harap bisa menurunkan angka kriminalitas selama menjabat," ungkap dia.

Pria kelahiran Ujung Pandang 2 September 1965 itu, mengaku akan mengerahkan segala upaya guna menekan angka kriminalitas. Untuk curanmor, lanjut suami dari Tite Sulistya itu, wilayah di sekitar Unnes dan Undip dinilainya cukup rawan. Selain itu, ayah dari dua orang putra yang pernah menjabat Wakapolres Subang 2003-2004 itu, mengakui angka pencurian dengan kekerasan (curas) cukup tinggi.

"Kerja sama dengan perguruan tinggi di wilayah selatan, sangatlah perlu agar berbagai kegiatan yang berlangsung dapat dipantau. Saya juga akan lebih meningkatkan peran serta masyarakat dalam menjaga lingkungan. Karena polisi adalah mitra masyarakat," ungkap dia. (Saptono Joko S-56)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA