| Rabu, 18 Juli 2007 | INTERNASIONAL |
Mata-mata Amerika Tewas di PakistanKHAR - Militan di kota suku Pakistan, kemarin, menewaskan seorang warga Afghanistan. Warga Afghan itu dituduh menjadi mata-mata pasukan Amerika Serikat di seberang perbatasan, kata pejabat. Mayat yang dikenal sebagai Mohammad Bashir (40) itu ditemukan terbuang dengan leher tergorok di saluran air dekat Kota Khar, Pakistan barat laut, kata pejabat pemerintah. Catatan di dekat mayat berbunyi, "Ini nasib mereka yang menjadi mata-mata untuk tentara Amerika Serikat", jelas pejabat yang tidak bersedia disebut namanya itu. Dalam beberapa bulan terakhir, kelompok militan Pakistan terkait gerilyawan Talib menewaskan sejumlah warga suku yang diduga pendukung pemerintah dan pengungsi Afghan atas tuduhan mata-mata bagi pasukan Amerika Serikat di Afghanistan. Militan pro-Talib, kemarin, menolak keras upaya pemerintah Pakistan untuk menyelamatkan perjanjian perdamaian di daerah suku yang tegang itu. Senin malam lalu. Mereka menyatakan membatalkan perjanjian 10 bulan itu, karena pemerintah membangun pos pemeriksaan baru dan tidak memberikan ganti rugi bagi setiap gerakan tentara. Mereka meledakkan dua pos pemeriksaan di Miranzhah, Waziristan Utara, sebagai tanda tantangan. Insiden itu menewaskan empat tentara Pakistan. Serangan itu merupakan yang terbaru dari gelombang kerusuhan di baratlaut Pakistan yang menewaskan 100 orang, kebanyakan polisi dan tentara, dalam dua pekan terakhir.(afp-ap-niek-26) |