logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 20 Juni 2007 SEMARANG
Line

UN Paket C Didominasi Siswa yang Tidak Lulus

SEMARANG- Mulai Selasa (19/6), sebanyak 1.846 peserta mengikuti ujian nasional (UN) kesetaraan Paket C setara SMA. Dari jumlah itu, 1.067 peserta adalah siswa yang gagal UN SMA/SMK/MA. Sedangkan sisanya, yakni 779 peserta merupakan warga belajar pada Kejar Paket C yang dikelola di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

UN kesetaraan itu dilaksanakan di tiga tempat, yakni SMA 1, SMK 4, dan SMK 7 (STM Pembangunan). Peserta asal PKBM melaksanakan UN di SMK 4. Mereka mengikuti ujian dengan pakaian bebas. Sementara siswa gagal UN di dua tempat lainnya, mengenakan seragam sekolah asalnya masing-masing. Rencananya, UN berlangsung hingga Jumat (22/6), setiap pukul 13:30-17:30.

Dari pantauan Suara Merdeka, UN kesetaraan berlangsung lancar. Hanya saja, di STM 4 ada sejumlah peserta terlambat karena di kartu ujian mereka tidak tertera jadwal. UN diikuti para peserta berusia tua. Lasman misalnya, berusia 51 tahun. Kemudian Marianah tepat berumur setengah abad ketika mengikuti UN kesetaraan. Marianah bahkan telah berkurang penglihatannya sehingga perlu dibantu pengawas untuk memahami soal.

''Secara umum, pelaksanaan UN kesetaraan berjalan baik. Dari kualitas soal, kami melihat relatif lebih sulit dibanding tahun lalu,'' kata anggota Dewan Pendidikan Kota Semarang, Djufri Jaman Nur yang melakukan pemantauan di SMK 4.

Kepala Dinas Pendidikan Kota, Sri Santoso menjelaskan, UN kesetaraan paket C dilaksanakan untuk dua jurusan, IPA dan IPS. Jurusan IPA diujikan tujuh pelajaran, yakni PPKn, bahasa Inggris, bahasa Indonesia, Biologi, Kimia, Fisika, dan Matematika. Sementara jurusan IPS cuma enam, yakni PPKn, bahasa Inggris, bahasa Indonesia, Sosiologi, Ekonomi, dan Tata Negara. (H9,H12-56)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA