| Sabtu, 02 Juni 2007 | SALA |
Benda Pusaka Sedang Jadi Incaran PenipuWONOGIRI - Penipu berkedok pencari benda pusaka dilaporkan berkeliaran belakangan ini di desa-desa di Kabupaten Wonogiri. Barang yang diincar adalah aneka jenis pusaka kuno bernilai artistik tinggi dan langka. Sutarno, warga Dusun Demangan, Desa Pijiharjo, Kecamatan Manyaran, mengaku telah menjadi korban. Dua pusaka peninggalan leluhurnya, yaitu sebilah pedang Luwuk dan keris warisan trah (keluarga) Sutan Haknyana, dibawa kabur penipu. Sutarno mengatakan, pada suatu hari dia didatangi pria berpawakan tinggi kurus, berkulit hitam, yang datang mengendarai sepeda motor. "Dia mengaku bakul benda antik dari Prambanan Klaten," ujarnya, Jumat (1/6) kemarin. Dia minta izin untuk melihat-lihat benda pusaka yang ada di rumahnya. Dia kemudian menyatakan sanggup membayar mahal, bila cocok. Ny Sutarno pun memperlihatkan sebilah pedang Luwuk dan keris pusaka warisan. Beberapa saat setelah melihat-lihat keindahan tosan aji itu, si tamu tiba-tiba mengaduh. Katanya, magnya kambuh. Dia minta air putih, dicampur garam. Tuan rumah langsung ke dapur untuk mengambil air putih dan garam. Waktu singkat selama dia ke dapur itulah dimanfatkan sang penipu. Tamu tidak diundang itu kabur sambil membawa pedang dan keris pusaka. Sutarno langsung sadar telah menjadi korban penipuan. Ny Budi, seorang warga Desa Gumiwanglor di Kecamatan Wuryantoro, ternyata juga telah tertipu dengan cara yang sama, dan dipastikan oleh orang yang sama. Beberapa benda anti miliknya dibawa kabur sang penipu.(P27-58) |