| Sabtu, 02 Juni 2007 | OLAHRAGA |
Nasib Tim Pra-PON Jateng KritisBANDUNG- Tidak banyak pilihan bagi tim Jateng selain kewajiban memenangi duel melawan DKI Jakarta pada lanjutan babak kualifikasi PON XVII/2008 Grup C di Stadion Purnawarman, Purwakarta, Sabtu (2/6) ini. Hanya dengan kemenangan, peluang Triyono dkk untuk lolos dari penyisihan grup terus terpelihara. Jika kalah, bisa dipastikan tamat sudah langkah mereka. Pelatih Jateng Edy Prayitno menyatakan, kondisi tersebut sudah disadari segenap anggota tim, termasuk para pemain. "Bagi kami, partai melawan DKI pilihannya jelas, mukti atau mati. Kondisinya tidak bisa ditawar lagi. Harus tampil habis-habisan," tandas Edy, kemarin. DKI Jakarta memang bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Bersama Banten, DKI memiliki kualitas bagus. Meski demikian, Edy menegaskan bahwa sepak bola tidak bisa dihitung matematis tim kuat pasti menang atas tim lemah. Hasil pertandingan kemarin juga mengubah peta persaingan. Tuan rumah Jabar, bersama DIY, harus melupakan ambisinya untuk lolos dari penyisihan grup. Jabar menelan kekalahan kedua usai ditekuk Banten 0-1 lewat gol tunggal Ervin Rianto menit 51. Sebelumnya, mereka dipukul oleh DKI dan menang 2-0 atas DIY. (dwi-40) |