logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 02 Juni 2007 NASIONAL
Line

PDI-P Keluarkan 20 Juta KTA

KLATEN- Menghadapi Pemilu 2009, PDI Perjuangan mulai ancang-ancang dengan merealisasikan 20 juta Kartu Tanda Anggota (KTA) baru di tahun 2007. Selain itu, Badan Pemenangan Pemilu yang mulai dibentuk di Jateng juga akan segera dibentuk di semua DPD sampai ke tingkat ranting.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP PDI-P, Tjahjo Kumolo mengatakan sebagai langkah awal baik menyambut pemenangan pilpres dan pemilu legislatif DPP menargatekan realisasi kartu anggota 20 juta di akhir tahun 2007 terlaksana.

''Setelah dibentuk BP Pemilu di cabang maka segera diteruskan ke anak cabang dan ranting dengan seluruh programnya,'' ujar dia usai mengukuhkan BP Pemilu DPC PDIP se eks Karesidenan Surakarta di RSPD Klaten Jumat ( 1/6).

Pelantikan itu dihadiri Wakil Sekjen DPP Mangara Siahaan, anggota DPR RI Sumaryoto, fungsionaris DPD dan DPC. Seluruh BP Pemilu hadir terkecuali DPC Surakarta.

Ketua Fraksi PDI-P di DPR RI itu mengatakan, jika 2004 lalu baru ada 11, 8 juta kartu anggota, sisanya akan selesai 2007. Setidaknya sudah harus selesai enam bulan sebelum pemilu 2009 digelar.

Berkait RUU Parpol yang tengah digodok DPR, dia mengatakan partainya setuju memberi kelonggaran masyarakat untuk memberi dukungan dana dalam pemilu. Jika di UU 31/ 2002 tentang Parpol membatasi Rp 100 juta maka partai itu setuju ditingkatkan menjadi Rp 1 miliar.

Dari UU yang lama yang hanya membatasi Rp 100 juta menyebabkan warga yang ingin menyumbang terbentur UU dan mencari jalan dengan meminjam KTP orang lain. Ke depan saat parpol makin mendiri, maka perlu diberi keleluasaan menggali dana dengan batasan dan ketentuan tegas.

Tunggu Mega

Wakil Sekjen Mangara Siahaan mengatakan selain persiapan itu, kader di tingkat DPD juga masih menunggu sikap Ketua Umum PDIP Perjuangan, Magawati Soekarnoputri yang belum memberi jawaban kesediaannya untuk dicalonkan menjadi capres di Pemilu 2009. Saat Rakernas I di Bali Januari 2007 lalu berkembang aspirasi agar puteri Ir Soekarno itu maju lagi.

''Seluruh DPD se Indonesia yang membawa aspirasi dari DPC-DPC akan meminta jawaban ketua umum bersedia atau tidak saat di Rakernas di Makassar yang rencananya akhir tahun,'' ujar dia.

Mangara mengatakan, jawaban yang diharapkan nantinya dari Mega sudah berupa satu paket pasangan yakni Capres dan Cawapres. Jika belum ada jawaban yang pasti maka PDI-P belum akan mencari alternatif tetapi akan mempertanyakan penyebabnya terlebih dahulu. Setelah itu baru akan menggelar konsolidasi menyaring nama-nama yang pantas.

Jawaban itu dinilai mendesak karena semakin dekat ke pemilu, sementara pemerintahan tidak lagi efektif. Dia menilai lebih cepat jawaban itu didapat semakin baik. Alasannya, memasuki 2008 pemerintahan yang terdiri banyak menteri dari berbagai partai politik akan sibuk menata partainya.

Sebagai langkah awal upaya pemenangan 2009, awal Juni ini akan digelar pertemuan antara DPP, DPD, DPC dan seluruh anggota legislatif dari PDI-P yang akan digelar di Istora Senayan, Jakarta.(H34-77)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA