logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 02 Juni 2007 MURIA
Line

Lagi, Ditemukan Unggas Pengidap Flu Burung

CENDONO- Dinas Pertanian Kudus kembali berhasil mengidentifikasi belasan unggas jenis ayam yang terserang virus flu burung. Ayam-ayam tersebut dimiliki oleh beberapa warga yang terletak di Desa Ngembalrejo Kecamatan Bae. Kamis (31/5), semua ayam yang mati mendadak itu langsung dimusnahkan dengan dibakar.

Anggota Participant Desease Reaction (PDR) Bidang Peternakan Dinas Pertanian Bambang Slamet Rustriyono menyatakan, ada 20 ekor ayam yang dimusnahkan. "Semuanya mati mendadak dalam kurun waktu yang cukup singkat yakni tiga hari mulai Selasa (29/5-Red)," jelasnya.

Setelah mendapat laporan dari warga dia mengaku langsung datang ke kampung itu dan mengadakan rapid test. Hasilnya ternyata positif flu burung. Atas dasar itu akhirnya diputuskan untuk memusnahkan semua bangkai ayam.

Beberapa warga yang memiliki 20 ayam itu yakni Mardiyah (7 ekor), Sulastri (9), Sarmin (3), dan Nurjanah (1). Keempatnya memang tinggal berdekatan dengan jarak yang tak lebih dari 10 meter. Mardiyah (50) mengatakan, ayamnya mati secara tiba-tiba dan dalam waktu yang cepat. "Kejang-kejang sebentar, terus langsung mati," terangnya.

Di Kudus, kasus serupa pernah terjadi di sejumlah desa yakni Desa Temulus Kecamatan Mejobo, Kaliwungu Kecamatan Kaliwungu, dan Honggosoco Kecamatan Jekulo.

"Kecenderungannya memang semakin meluas ke beberapa kecamatan, namun sejauh ini tidak menimbulkan korban jiwa. Mudah-mudahan hal itu tidak terjadi," harap Bambang.

Selain memusnahkan ayam-ayam tersebut, dia bersama seorang rekannya juga melakukan penyemprotan desinfektan di sekitar kandang. Dia meminta warga mewaspadai jika terjadi kematian secara mendadak lebih dari separo dari jumlah unggas yang diternak. Apalagi unggas tersebut memiliki sejumlah ciri-ciri yang mengindikasikan munculnya flu burung, yakni kepala, dada depan, dan dubur berwarna merah kebiruan, kemudian pada cakar ayam ada bintik-bintik warna merah.

"Jika ada kejadian seperti itu, segera lapor ke dinas kami untuk segera ditindaklanjuti," katanya. (H35-36)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA