logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 02 Juni 2007 SEMARANG
Line

"Tukang Bakso" Sikat Mobil

SEMARANG- Resmob Polda Jateng berhasil meringkus dua anggota kawanan pencuri mobil yang kerap beraksi di Semarang dan Jakarta, Kamis (31/5) siang. Kawanan pencuri itu dikenal sebagai kelompok Mranggen lantaran seluruh anggotanya berasal dari daerah itu.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan dua mobil hasil kejahatan yang kini dijadikan barang bukti.

Yaitu, mobil Panther H-9413-KS dan Kijang warna gelap bernopol palsu. Penangkapan yang dipimpin Kanit Resmob Polda Jateng, AKP Puji Sumarsono SH dan Kanit I AKP Sugeng Wahyudi SH, itu berhasil meringkus dua dari empat tersangka.

Kedua tersangka yang diringkus itu, Sarmani (37) warga Kampung Tamansari Brawok, Mranggen, Demak, dan Munaji (29), Kampung Jetis, Mranggen, Demak.

Keduanya ditangkap di dua tempat berbeda. Kali pertama polisi meringkus Sarmani di daerah Bandungan, dan Munaji ditangkap di rumahnya.

Polisi kini masih mengembangkan penyelidikan untuk meringkus dua tersangka buron.

Kawanan penjahat tersebut tidak saja mencuri di Kota Semarang dan sekitarnya, tapi juga terlibat beberapa kali aksi di sejumlah tempat di Jakarta. Dalam aksinya, mereka memilih sasaran mobil yang diparkir di pinggir jalan.

Tak jarang, mereka mencuri mobil di tempat parkir yang ramai. Bahkan untuk mengelabui, Munaji pernah menyaru menjadi penjual bakso.

Itu dilakukan untuk mengawasi suasana sekitar, sebelum beraksi. Setelah dirasa aman, kawanan tersebut langsung bergerak.

''Saya kebagian tugas mengawasi lokasi. Sedangkan Munaji yang membobol mobil dengan kunci palsu. Dia juga melarikan mobil curian,'' aku Sarmani. Mobil curian itu lantas dijual dan hasilnya dibagi oleh pelaku secara merata.

Buronan Polda Metro

Rupanya, kawanan kelompok Mranggen itu juga menjadi buronan Polda Metro Jaya.

Karena terlibat pencurian di beberapa tempat di Jakarta. Menurut AKP Puji Sumarsono, penangkapan kedua tersangka itu merupakan hasil dari penyelidikan anggotanya.

Penangkapan kawanan itu merupakan prioritas. Pasalnya, mereka adalah buronan yang telah lama diburu polisi.

"Kawanan pencuri kelompok Mranggen ini, selalu berpindah-pindah tempat untuk menghindari kejaran polisi. Mereka tergolong licin,'' katanya. Polisi masih melakukan pengembangan untuk membongkar sindikat curanmor itu, dan sekaligus menemukan barang bukti belasan mobil yang dicuri. (H21,D12-56)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA