| Sabtu, 02 Juni 2007 | SEMARANG |
Tabung Gas Meledak, Rumah LudesSEMARANG - Warga Kampung Ayodyapala RT 4 RW 6, Kelurahan Krobokan, Semarang Barat, pada Jumat (1/6) sekitar pukul 16.00 menjadi panik, setelah api melalap seisi rumah milik Tukino (45). Mereka berhamburan keluar sambil berteriak-teriak membawa perabotan dan peralatan rumah, takut bila api merambat ke rumah mereka. Si jago merah yang sudah besar itu dengan cepat merambat ke samping kanan - kiri rumah Tukino. Akibatnya dua rumah milik saudaranya, yakni Sumardi dan Amin Bari pun turut terbakar. Beruntung kedua rumah itu tidak sampai ludes. Dari peristiwa itu empat unit pemadam kebakaran turun ke lokasi. Sedangkan Tukino sementara waktu diamankan di Polres Semarang Barat, karena diduga kejadian kebakaran itu karena ulahnya. Dari penuturan beberapa petugas pemadam kebakaran, sekarang rentan terjadinya kebakaran. Seperti kejadian sebelumnya, Kamis (31/5), Pasar Boja, Kabupaten Kendal ludes terbakar. Polisi masih mencari penyebab terjadinya amukan si jago merah itu. Jengkel Terjadinya kebakaran di Kampung Ayodiapala diduga karena kejengkelan Tukino. Dituturkan Isandiyah (29), keponakannya, sebelum kejadian dia melihat pamannya ingin memasak mie goreng. Karena minyak tanah habis, dia jengkel lalu menyulut sumbu kompor. Setelah sumbu disulut, kemudian kompor ditendang dan mengenai tabung gas. Tabung itu pun meledak. ''Jadi sebelum kebakaran, terdengar bunyi ledakan. Tidak tahunya yang meledak tabung itu, lalu api menjalar cepat ke seisi rumah,'' kata dia. Melihat api yang besar, Isandiyah menjadi kaget. Dia juga melihat Tukino yang sedang kalut lari dari dapur. Api pun sangat cepatnya melalap dinding kayu rumahnya. ''Saya bingung dan hanya teriak-teriak. Jadinya tetangga yang datang ke sini dengan membawa ember berisi air,'' katanya. Petugas pemadam kebakaran mengaku kesulitan masuk ke lokasi, mengingat kondisi perkampungan Ayodyapala adalah pemukiman padat penduduk. Terpaksa selang pemadam diperpanjang dan dibantu warga. (apr,H37-18) |