logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 02 Juni 2007 EKONOMI
Line

Laba Bentoel Rp145,5 Miliar

JAKARTA- PT Bentoel Internasional Investama Tbk berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 145,5 miliar selama 2006 atau meningkat 35% dibanding laba bersih tahun 2005 lalu. Peningkatan ini lebih banyak dari kontribusi penjualan Star Mild, X Mild, Country dan Bentoel Sejati.

"Total pendapatan hingga akhir 2006 mencapai sekitar Rp 3 triliun, meningkat 38% dibanding perolehan tahun 2005. Tentu hasil ini merupakan langkah awal yang menggembirakan untuk meraih hasil lebih baik tahun 2007 ini," kata Nicolaas B Tirtadinata, Direktur Utama PT Bentoel Internasional Investama (BINI) Tbk.

Padahal berdasarkan data pembelian cukai 2006, industri rokok secara nasional mengalami penurunan sebesar 1,3% menjadi 222,6 miliar batang dibanding produksi tahun 2005. Sedangkan total volume penjualan Bentoel 2006 mencapai 10,4 miliar batang, meningkat 56% dibandingkan volume penjualan tahun 2005.

Kinerja Perusahaan yang bermarkas di Malang ini menunjukkan kebangkitan kembali setelah beberapa lama melakukan konsolidasi internal. Dari hasil konsolidasi itu, kini Bentoel sudah menjadi perusahaan yang dikelola para profesional yang lebih andal di bidangnya.

Keandalan profesionalisme manajemen di atas tampak dari kinerja yang lebih efektif, fokus pada pasar yang menjadi target Perseroan, cepat dan mandiri dalam pengambilan keputusan-keputusan yang strategis.

"Bentoel telah menerapkan teknologi informasi dan komunikasi sehingga data-data yang dibutuhkan bisa diperoleh dengan cepat sebagai bahan pengambilan keputusan dan penetapan strategi usaha," kata Nicolaas.

Seperti diketahui, Bentoel menerapkan teknologi informasi yang tepat guna seperti implementasi end to end Enterprise Resources Planning (ERP) berbasis SAP dan pemanfaatan Sales Management & Information System bersama Sales Force Automation (SFA) lengkap dengan PDA yang terintegrasi dengan ERP guna mempercepat pengumpulan, pengolahan, analisa dan akses informasi.

Penerapan teknologi informasi dan komunikasi itu tercermin dari keberhasilan merek rokok produk Bentoel meningkat signifikan sepanjang 2006. "Peningkatan ini juga berkat dari kesigapan penyiapan bahan baku dan peningkatan kualitas produksi sebagai hasil dari riset dan pengembangan produk yang tepat," katanya. (B19-33)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA