logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 02 Juni 2007 BUDAYA
Line

Perjalanan Tiga Hari Mencari Jati Diri

RIRI Riza selalu punya cara berbeda menyampaikan cerita. Setelah melahirkan Eliana, Eliana, Gie, dan Untuk Rena, kini dia tetap bergandengan dengan Mira Lesmana sebagai produser menghadirkan 3 Hari untuk Selamanya.

Film perjalanan ini menyempal dari kebanyakan genre film yang sekarang marak beredar. Film drama berdurasi 104 menit yang berdasar skenario Sinar Ayu Massie itu akan beredar mulai 8 Juli.

Film ini mengandalkan keaktoran Nicholas Saputra dan Adinia Wirasti sebagai pelakon utama. Terlibat pula Tarzan, Adi Kurdi, Tuti Kirana, dan Ringgo Agus Rahman.

Cerita bermula ketika Yusuf (Nicholas Saputra), pemuda berusia 21 tahun, melakukan perjalanan darat dengan mobil bersama Ambar (Adinia Wirasti), gadis ayu 19 tahun. Dalam perjalan dari Jakarta menuju Yogyakarta untuk menghadiri pernikahan kakak kandung Ambar itulah, persoalan mereka mengemuka.

Apalagi Yusuf dan Ambar cenderung mempunyai kesamaan. Itulah semangat spontan untuk membelokkan rute perjalanan. Tak ayal, waktu sehari yang seharusnya mereka tempuh dari Jakarta ke Yogyakarta berubah menjadi tiga hari.

Selama tiga hari itulah mengemuka pandangan mereka mengenai berbagai persoalan dunia masa kini. Penilaian dan penyikapan mereka menjadi menu utama cerita.

Konflik yang hadir terasa datar, klise, dan karena itu cenderung memkebosan. Namun lewat kemahiran Riri menghadirkan gambar-gambar apik, kualitas film ini pun tertolong. Apalagi ketika Riri menghadirkan lanskap Puncak hingga keindahan pantai utara Jawa serta beberapa ciri khas daerah yang mereka lalui.

Film yang telah diputar di Hong Kong International Film Festival dan Hong Kong Film Festival ini, secara keseluruhan memberikan sumbangan lain ke khazanah tematis film Indonesia. Dan, film ini hadir di tengah dominasi film drama percintaan remaja dan horor-mistis yang jadi pilihan produser untuk mengeruk keuntungan.

Riri dan Mira punya keberanian menanamkan modal untuk sebuah film yang pagi-pagi berani mematok klasifikasi penonton 18 tahun ke atas. (Benny Benke-53)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA