logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 30 April 2007 BUDAYA
Line

Terhanyut bersama Tahta

RATUSAN penonton yang didominasi mahasiswa memadati ruang Auditorium Undip, Pleburan, Semarang, guna menunggu penampilan band idolanya yang akan tampil.

Menunggu sejak pukul 18:30 tidak meruntuhkan semangat mereka. Akhirnya pada pukul 22:30, band yang mereka tunggu muncul juga. Yakni Tahta Band.

Penampilan Tahta pada Sabtu (28/4) malam lalu memuaskan penggemarnya. Grup ini bermain dengan formasi lengkap, yaitu Phewe (vokal), Obbie (gitar), Nasa (gitar), Teo (kibor), Ihsan (bas), dan Mahe (drum).

Penonton terhanyut dengan entakan musik yang dibawakan band asal Kota Kembang tersebut. Kekuatan karakter vokal Phewe mampu diandalkan dalam pergelaran musik bertitel "Archquake Free Ur Mind" tersebut.

Membawakan tujuh tembang, di antaranya "Turun dari Surga", "Dasar Pengecut", "2 di Antara 3", "Tempat yang Paling Indah", "Perang Batin", dan "Aku Masih di Sini" yang sudah cukup akrab di telinga penonton.

Tanpa dikomando, terjadi koor dadakan saat tembang "Dasar Pengecut" yang masuk dalam album OST D'Girlz garapan sutradara muda Tengku Firmansyah dibawakan dengan rancak.

Hampir satu jam band yang mempunyai album sendiri bertajuk Tempat yang Paling Indah ini di atas panggung. Pergelaran ditutup dengan single "Aku Masih di Sini".

Di tengah menyanyikan "Aku Masih di Sini", sang vokalis melempar kaos yang dikenakan sehingga menjadi rebutan penonton yang didominasi cewek.

Sebelum bintang utama, perhelatan dibuka oleh beberapa band lokal antara lain Antidetil, Dimensi, Peradaban, Soundz'D Funk dan drama parodi dari mahasiswa selaku panitia. (Budi Cahyono-45)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA