- Fluktuasi harga beras di pasar masih sering terjadi dan inilah yang
selalu menuntut kewaspadaan bersama khususnya pemerintah. Beras yang merupakan
komoditas vital dan strategis tak boleh sepenuhnya diserahkan kepada mekanisme
pasar sehingga ketika terjadi gejolak haruslah tetap diadakan langkah pengendalian
seperti Operasi Pasar (OP) atau menambah stok. Kalau bisa tanpa harus melakukan
impor seperti beberapa waktu yang lalu. Memang hal itu tak lagi mudah dilakukan
karena seringkali permainan lebih banyak diatur oleh para pedagang besar.
|
 |
- Ada alur opini yang menarik tentang sikap elite dan masyarakat terhadap
korupsi. Rilis survei Transperancy International Indonesia (TII) yang memosisikan
legislatif pada peringkat pertama lembaga terkorup di Tanah Air ditanggapi
defensif. Elite parlemen khawatir pemaparan tersebut ke publik hanya merupakan
upaya delegitimasi. Hampir bersamaan, dalam peringatan Hari Antikorupsi
Sedunia, Komite Penyelidikan dan Pemberantasan Korupsi(KP2KKN) Jawa Tengah
menyampaikan hasil monitoringnya, yang menemukan kasus korupsi di provinsi
ini naik 156 persen.
|
 |
Logis kemenangan Irwandi Yusuf ditafsirkan sebagai protes rakyat atas
bobrok dan bejadnya pemerintah Aceh. Perolehan suara signifikan justru
berpihak (diberikan) kepada Irwandi Yusuf yang eks-GAM, yang tak terkontaminasi
korupsi.
|
 |
KETAHANAN pangan mungkinkah terwujud? Pertanyaan itu patut dimunculkan,
mengingat kondisi bangsa saat ini belum lepas dari krisis dan faktor pendukung
untuk mewujudkan hal itu tidak ada lagi. Apalagi ketahanan pangan dipahami
sebagai kemampuan negara untuk menyediakan pangan bagi rakyatnya.
|
 |
Ontran-ontran sekitar sutet (saluran utama tegangan ekstra tinggi) kian
berkembang, bahkan ada yang demo dengan menyalakan testpen di dinding/genting
rumah atau badan. Menyikapi hal ini, semua pihak perlu hati-hati, karena
saya khawatir ada yang ingin menunggangi untuk berbuat kacau.
|