|
|
JAKARTA-Enam CEO (Chief Executive Officer) dari industri
pasar modal, asuransi, perbankan dan multifinance dinobatkan sebagai Tokoh
Finansial Indonesia (TFI) 2006.
|
 |
JAKARTA-Sebanyak 5,31 persen saham pemerintah di PT PGN, kemarin
dilepas dengan harga Rp 11.000 per lembar saham. Menteri Negara BUMN Sugiharto
membenarkan penjualan saham PT PGN itu dan hingga kemarin prosesnya masih
berlangsung.
|
 |
SEMARANG-Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi)
Jateng berupaya mengejar percepatan sertifikasi tenaga terampil dan registrasi
badan usaha jasa konstruksi sesuai Central Product Classification
(CPC) sebelum awal Januari mendatang. Waktu dua pekan ini diharapkan mampu
merangkul 4.368 anggota Gapensi yang hingga kini belum memiliki Surat Ketrampilan
Tenaga Kerja (SKTK).
|
 |
JAKARTA-Hingga akhir November 2006 terjadi defisit anggaran negara
sebesar Rp 21,17 triliun atau mencapai 52,94 persen dari target yang ditetapkan
dalam APBNP 2006 sebesar Rp 39,98 triliun. Data Direktorat Pengelolaan Kas Negara, Ditjen Perbendaharaan Depkeu
yang diperoleh di Jakarta, Kamis, menyebutkan, realisasi penerimaan negara
dan hibah mencapai Rp 507,00 triliun atau 76,92 persen dari target APBNP
2006 sebesar Rp 659,12 triliun.
|
 |
JAKARTA- Jangan berharap terlalu banyak dari operasi pasar (OP)
beras yang dilakukan Bulog, karena sifatnya hanya mengatasi sementara kenaikan
harga beras. Ibarat minum obat, jika sumber penyakitnya tidak diobati akan
kambuh kembali. Hal itu dikatakan Dirut Perum Bulog, Widjanarko Puspoyo,
usai OP murni yang digelar di Pasar Jembatan Lima , Jakarta Barat, Kamis
(14/12). Menurut Widjan (panggilan Widjanarko Puspoyo-Red),
|
 |
JAKARTA-Ditjen Bea dan Cukai Depkeu melakukan sosialisasi Buku
Tarif Bea Masuk Indonesia (BTBMI) 2007. Ini sebagai konsekuensi dari Amandemen
Harmonized Tarrif System ke-4 dan revisi ASEAN Harmonized Nomenclature
(AHTN) untuk dasar sistem klasifikasi barang yang berlaku di Indonesia. Dirjen Bea Cukai Anwar Supriyadi di Jakarta, Kamis menjelaskan, berdasarkan
Keputusan Presiden RI No. 35/1993, Indonesia menjadi contracting party
Konvensi Harmonized System (HS) yang ditetapkan World Customs Organization
(WCO).
|
 |
JAKARTA-Wakil Presiden Jusuf Kalla mengancam akan memecat direksi
bank BUMN jika tetap ''ngeyel'' menyimpan dananya di Sertifikat Bank Indonesia
(SBI). Ancaman itu dilontarkan Wapres saat berpidato pada pembukaan rakernas
DPP REI di Hotel Hilton, Senayan, Jakarta, Kamis (14/12). Hadir dalam acara
itu, antara lain Ketua Kadin MS Hidayat dan Dirut BTN Kodradi. "Kemarin
kita rapat bank, rapat besar. Ukurannya kalau masih tidak mengeluarkan
dana untuk sektor riil, Anda akan dapat suatu rapor dari pemerintah. Kalau
anda simpan di SBI lagi, ukuran Anda, mau terus jadi dirut atau turun dari
dirut," cetus Wapres yang disambut tepuk tangan hadirin.Wapres mengaku
tak segan-segan merealisasikan ancamannya jika para direksi bank BUMN itu
tidak mengikuti instruksinya. (dtc-33)
|
|