| Jumat, 15 Desember 2006 | MURIA |
Alokasi JLS Pati dari Pusat Hanya Rp 7,5 MiliarPATI - Bantuan Pemerintah Pusat untuk Jalur Lingkar Selatan (JLS) Pati, tahun anggaran (TA) 2007, ternyata hanya Rp 7,5 miliar. Sedangkan, pada tahun anggaran yang sama Kabupaten Pati mengalokasikan anggaran Rp 10 miliar. Kasubdin Bina Marga Dinas Permukiman dan Prasaran (Diskimpras) Kabupaten Pati, H Yuswanto ST mengungkapkan hal itu, Kamis (14/12) kemarin. Sedangkan untuk Pemerintah Provinsi (Pemprov), sama sekali tidak ada. Padahal, katanya lebih lanjut, JLS yang panjangnya mencapai 11,7 kilo meter tersebut, tentu akan menjadi jalan negara. Sebab, jalan tersebut sebagai alternatif untuk jalur pantura timur Jawa Tengah. Di sisi lain, tersedianya jalur alternatif itu, bagi Kabupaten Pati akan bisa lebih leluasa untuk melakukan penataan dan pengembangan kawasan kota. ''Bukan seperti sekarang, jalan dalam kota, yaitu Jl P Diponegoro masih menjadi jalur truk dan kendaraan berat lainnya jurusan Jakarta-Surabaya.'' Kecilnya alokasi anggaran dari pusat itu, kata dia, proses pembangunan JLS Pati akan memakan waktu lama. ''Dua atau tiga tahun, belum tentu JLS tersebut bisa diwujudkan,''tandasnya. Urukan Kendati demikian, katanya lagi, hasil konsultasi ke pusat, untuk alokasi anggaran sebesar itu pada anggaran perubahan nanti akan ditambah. Berapa besar penambahan tersebut, pihaknya sama sekali belum jelas. Sejak dini, pihaknya mengingatkan, jika ada rekanan lokal yang ingin ikut mendapatkan pekerjaan tersebut juga harus mengikuti tender di pusat. Adapun besarnya volume urukan sepanjang JLS itu, ketinggian urukan rata-rata mencapai 2 s/d 2,5 meter. Yuswanto menambahkan, alokasi APBD kabupaten sebesar Rp 10 miliar adalah untuk pembuatan gorong-golong dan jembatan sepanjang JLS. (ad-61) |