| Jumat, 15 Desember 2006 | SEMARANG |
Tembok Tjahja Sari Roboh
SEMARANG- Warga Perumahan Genuk Indah, Kelurahan Gebangsari, Kecamatan Genuk merasa khawatir terhadap reruntuhan tembok milik PT Tjahja Sari yang memenuhi saluran Gebangsari. Pasalnya, saluran yang dangkal akibat reruntuhan tembok tersebut dapat mengakibatkan air meluber ke permukiman dan banjir. Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menuturkan, tembok pagar bumi milik PT Tjahja Sari itu runtuh pada Kamis (14/12) dini hari, sekitar pukul 01.00. Tembok setinggi sekitar 4 meter tersebut ambruk bersama fondasinya sepanjang kurang lebih 30 meter. Karena letaknya tepat berada di sisi saluran, reruntuhan material tembok seluruhnya masuk ke saluran. Jika hujan turun, dia mengaku cemas karena air akan meluap dan menggenangi permukiman warga. ''Tanggul di sisi timur saluran tidak terlalu tinggi. Dalam kondisi biasa saja, air hampir peres, apalagi kalau hujan turun, air pasti melimpas,''katanya. Tidak diketahui penyebab runtuhnya tembok yang baru dibangun beberapa bulan lalu itu. Namun dia menduga akibat desakan air dari dalam kawasan perusahaan. ''Sebelum kejadian memang sedang hujan. Untungnya, tembok runtuh terjadi pada dini hari. Kalau siang hari pasti ada korban jiwa, yakni para pekerja yang mengerjakan tembok itu.'' Sampai Kamis siang, sejumlah pekerja masih membersihkan puing-puing tembok tersebut. Mereka dibantu sebuah alat berat berusaha merobohkan bagian tembok yang terlihat miring. Kendati demikian, material tembok di dalam saluran belum seluruhnya dibersihkan. Dia yang mewakili warga Perum Genuk Indah mendesak pihak perusahaan segera membersihkan material di dalam saluran. ''Masalah tembok di tengah saluran belum selesai, kini masih ditambah tembok runtuh di saluran. Banjirnya nanti bisa lebih parah,'' ujarnya. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Ir Achmad Kadarisman melalui Ymt Kepala Infokom, Achyani SSos akan mengeruk reruntuhan tembok yang masuk di saluran Gebangsari. Pemkot tidak ingin bekas reruntuhan tersebut nantinya menyumbat saluran sehingga menyebabkan banjir di kawasan Genuk. ''Hari ini (kemarin) saya sudah melaporkan runtuhnya tembok PT Tjahja Sari itu ke DPU. Hari Jumat ini, saluran akan dikeruk agar tidak terlalu lama menutup saluran Gebangsari,'' kata dia. (H6,dky-56) |