| Jumat, 15 Desember 2006 | SEMARANG |
Lorenz, Juara Ketiga Olimpiade AstronomiSEMARANG- Lorenz van Gugelberg da Silva dari SMA Semesta, peraih medali perunggu Olimpiade Astronomi Dunia tiba di Bandara A Yani, Kamis (14/12). Siswa Kelas II itu bersama Satrya Utama (SMA 1 Salatiga) dan Rhorom Priyatikanto (SMA 3 Semarang) dan siswa lain dari Jakarta berhasil meraih juara ketiga pada lomba yang diadakan di Rusia, 3-11 Desember 2006. Didampingi pembimbing kelas olimpiade SMA Semesta, Mucayit Avci, Lorenz mengatakan, saingan terberat adalah China. Di sana dia tidak hanya harus berjuang mengalahkan soal-soal, namun juga hawa dingin yang mencapai di bawah 0 derajat Celsius. Suhu dingin itu mengganggu Lorenz saat harus mengerjakan soal observasi yang mengharuskannya berada di luar ruangan. ''Saat itu saya harus menunjukkan galaksi andromeda dan lain-lain.'' Didampingi Kepala SMA Semesta, M Haris dan GM Sekolah Semesta Abdul Karim Tursum, dia menuturkan, dirinya juga harus mengerjakan enam soal teori dan dua praktik. Mucayit mengakui persiapan Lorenz untuk mengikuti olimpiade itu masih 70%. Adapun mata pelajaran yang harus dikuasainya adalah Matematika, Fisika, dan Astronomi. ''Kami menyiapkan dia selama setahun, dan tahun depan kami bertekad meraih medali emas.'' Kendati keempat pelajar yang dikirim tidak ada yang meraih emas, Indonesia adalah peraih medali terbanyak (1 perak, 3 perunggu). ''China, Korea, dan Rusia masing-masing hanya meraih 3, 2, dan 1 medali. Sedangkan Kazakstan tidak mendapatkan medali apa pun.'' Ditambahkan, di masa depan SMA Semesta akan mempersiapkan cabang lain untuk disertakan dalam olimpiade. Haris menjelaskan, sekolahnya mendapat bantuan teropong dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng atas prestasi Lorenz dalam bidang astronomi. (H11,H31-18) |