logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 15 Desember 2006 KEDU & DIY
Line

Kemajemukan Rentan Disintegrasi Bangsa

PURWOREJO - Untuk meningkatkan ketahanan bangsa dari ancaman disintegrasi, dan memantapkan semangat persatuan dan kesatuan dalam kerangka NKRI, Pemkab Purworejo menyelenggarakan ceramah ketahanan bangsa.

Kegiatan itu diikuti 300 murid SMA, SMK, dan MA, baik negeri maupun swasta, serta guru PPKN. Acara selama dua hari di gedung PGRI itu dibuka Bupati H Kelik Sumrahadi, belum lama ini.

Kepala Kantor Kesbanglinmas, Drs Sunarto, dalam kesempatan itu menyatakan, latar belakang diselenggarakannya kegiatan tersebut antara lain kesadaran bahwa negara Indonesia dibangun melalui perjuangan yang panjang dan penuh dinamika. Sementara itu, penduduk Indonesia yang majemuk, sangat rentan terhadap ancaman disintegrasi. Untuk itu, dirasa perlu mengembangkan kesadaran dan semangat kebersamaan dalam membangun bangsa. Masyarakat perlu menyadari dan menghargai pluralitas, sehingga dapat menjadi bangsa yang tangguh.

Bupati menyambut baik penyelenggaraan kegiatan itu. Menurutnya, hal merupakan salah satu visi dan misinya sebagai bupati. Ia menambahkan, bahwa kemerdekaan Indonesia bukan hadiah dari siapa pun, namun merupakan hasil dari perjuangan para pahlawan.

Adanya taman makam pahlawan di setiap kabupaten, kata Kelik, membuktikan bahwa ada para pendahulu yang rela berkorban untuk bangsa dan negara. Dia khawatir bila tidak diselenggarakan kegiatan seperti itu, semangat pengorbanan itu akan putus pada generasi sekarang.

Dia merasa bangga bila generasi penerus merupakan generasi yang tangguh dan berkualitas. Untuk itu, dia berharap, dengan mengikuti ceramah semacam itu, nantinya peserta akan semakin memiliki rasa handarbeni pada negeri ini.

Ditambahkan, di era global sekarang ini, arus informasi tidak bisa dibendung lagi. Budaya asing dengan mudah masuk ke Indonesia, maka dia berharap masyarakat bisa berpegang teguh pada budaya sendiri. (yon-24)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA