logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 15 Desember 2006 BANYUMAS
Line

Petugas Operasional Diperiksa

  • Terkait Anjloknya KA Sawunggaling

PURWOKERTO- Tim Komite Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) kemarin meneliti penyebab anjloknya KA Sawunggalih Utama di dekat stasiun Karangsari, Desa Kalisari, Cilongok, Banyumas.

Tim beranggotakan lima orang. Sebelum terjun ke lokasi kejadian terlebih dahulu memeriksa semua petugas operasional kereta di Daop V. Petugas yang diperiksa di antaranya masinis, asisten masinis, pimpinan perjalanan kereta api dan petugas di pusat kendali Daop V.

Kepala Hubungan Masyarakat PT Kereta Api Daop V, Supriyadi menjelaskan, setelah memeriksa para petugas, Tim KNKT turun ke lokasi kejadian melakukan penyelidikan di lapangan. Hasil pemeriksaan petugas akan dicek silang dengan temuan di lapangan.

"Sampai sekarang belum diketahui penyebab anjloknya KA Sawunggalih yang terjadi Rabu siang. Butuh waktu untuk mengambil kesimpulan," ujar dia.

Ia menambahkan, disamping pemeriksaan oleh KNKT, Tim pengawas internal Daop V juga melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab anjloknya kereta itu.

Seperti diberitakan, KA Sawunggalih Utama jurusan Kutoarjo-Pasar Senen, kemarin sekitar pukul 09.15 anjlok di Km 336+740, sekitar 200 meter sebelah timur stasiun Karangsari, Cilongok. Akibat peristiwa itu perjalanan kereta api jalur Purwokerto-Cirebon dari pagi hingga petang lumpuh.

Terganggu

Supriyadi mengatakan, akibat anjloknya KA tersebut, perjalanan kereta terganggu. Kereta dari arah barat yang akan ke Purwokerto terhenti di stasiun Legok.

Sedangkan yang dari arah timur, terhenti di stasiun Purwokerto. Dari arah barat yang terhenti adalah KA Fajar Utama, KA Purwojaya dan KA Argo Dwipangga. Sementara yang dari timur KA Fajar Utama, KA Argo Lawu dan KA Taksaka.

"Meski sejumlah kereta terhenti, penumpang tidak sampai telantar. Daop V mengerahkan beberapa bus menjemput penumpang kereta yang terhenti di stasiun Legok untuk dibawa ke Purwokerto dan meneruskan dengan kereta lagi ke kota tujuan. Penumpang KA Sawunggalih juga bisa meneruskan perjalanan dengan naik enam gerbong yang selamat," jelasnya.(G23-42)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA