logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 29 Nopember 2006 OLAHRAGA
Line

Persis Tolak Main Lawan Persebaya

  • Dua Stadion Didaftarkan

SOLO - Penempatan di grup (wilayah) timur atau barat pada kompetisi Divisi Utama musim depan, tidak jadi persoalan bagi Persis Solo. FX Hadi Rudyatmo mengaku kesebelasannya siap ditempatkan di grup mana pun.

Namun, pria yang akrab disapa Rudy itu secara tegas menyatakan akan menolak jika skuadnya berada satu wilayah dengan Persebaya Surabaya.

"Sejak awal saya sudah sampaikan ke BLI, jika Persis satu pul dengan Persebaya, maka saat jadwal main di Surabaya kita tidak akan berangkat. Sebaliknya jika Persebaya mau ke sini, kita pun tak akan menerima bonek," tandasnya usai mengamati latihan tim Persis di Stadion Sriwedari, sore kemarin.

Alasannya adalah pengalaman bermain di kandang Persebaya pada kompetisi Divisi I musim lalu. Saat itu Agung Setyabudi dkk mendapat sambutan yang tidak menyenangkan dari pendukung tuan rumah.

Ketika anak-anak Solo menghadapi tim yang sama pada laga final di Stadion Brawijaya Kediri, suporter Persebaya juga merangsek ke lapangan dan melempari "Laskar Sambernyawa". Pertandingan dihentikan sebelum usai, dengan skor 2-0 untuk "Bajul Ijo".

Kalau menolak bertanding seandainya tetap dalam satu wilayah, apakah tidak mempertimbangkan sanksi dari PSSI? "Biar saja kita dapat sanksi," tegasnya. Dia lebih mementingkan keamanan para personel timnya.

Dua Stadion

Dikemukakan pula, pihaknya akan mendaftarkan dua stadion, yaitu Manahan dan Sriwedari, guna menjamu lawan pada kompetisi Divisi Utama mendatang.

Sriwedari akan digunakan untuk laga-laga kandang pada awal-awal kompetisi, karena Pemkot Solo berencana merehabilitasi rumput, drainase, kamar kecil, serta scoring board Stadion Manahan.

Proyek senilai Rp 5 miliar dari APBD 2007 itu rencananya dimulai Februari, setelah mendapat persetujuan dari DPRD dan Gubernur. Pada waktu bersamaan, dijadwalkan kompetisi mulai berlangsung.

"Jadi pertandingan awal di Sriwedari. Sebab pelaksanaan rehabilitasi diperhitungkan sekitar 60 hari kalender," ujar Wakil Wali Kota Surakarta itu.

Pada manager meeting di Jakarta, semalam, Sekretaris Manajer Persis Abraham EWT antara lain menanyakan ketegasan kebijakan pengembalian pemain yang ditarik untuk membela timnas. Sebab di tengah kompetisi musim lalu, dua pemain yakni Wahyu Widi Astanto (Tanto) dan Imam Rahmawan ditarik ke Timnas U-23 hingga kini.

"Dulu PSSI menyatakan akan mengembalikan pemain ke klub asalnya, nah ini kita tanyakan kejelasannya," ujarnya.(D11-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA