| Rabu, 29 Nopember 2006 | OLAHRAGA |
Runner-up Grup A Target RealistisJAKARTA- Menjadi runner up pada Grup A putra adalah target yang realistis untuk tim bulu tangkis pada Asian Games XV/2006 Doha. Grup ini bermaterikan India dan China, yang merupakan unggulan. ''Kita memang dalam grup yang susah. Ngoyo menjadi juara grup juga tidak bisa. Satu-satunya strategi untuk lolos ke semifinal adalah menjadi runner-up grup saja. Ini adalah target kita sejak menerima undian,'' ujar Kabid Binpres PB PBSI Rudy Hartono di Jakarta. Menurut dia, China jelas lawan yang kuat dan akan menurunkan materi terbaiknya. India di atas kertas masih mampu diatasi oleh Taufik Hidayat dan kawan-kawan. Babak kualifikasi bulu tangkis beregu putra dibagi dalam tiga grup. Grup B terdiri Korsel, Thailand dan Vietnam. Sedangkan Grup C Malaysia, Hongkong dan Jepang. Juara masing-masing grup langsung ke semifinal. Sedangkan tiga runner-up dijadikan satu grup tambahan dan bertanding untuk menentukan satu tim lolos ke semifinal. Hasil undian seperti ini sebenarnya disesalkan oleh Christian Hadinata yang melatih ganda putra. ''Sebenarnya kalau sembilan peserta lebih bagus dibagi dua grup, dengan juara dan runner-up langsung disilang untuk di semifinal. Kalau tidak, gunakan saja sistem gugur,'' ujar pelatih asal PB Djarum Kudus itu. PBSI sebenarnya langsung menanyakan format undian seperti ini pada Konfederasi Bulu Tangkis Asia (ABC). Otoritas bulu tangkis tersebut menjawab bahwa undian tidak bisa diubah lagi. Indonesia dianggap sudah menerima format undian dimaksud karena saat pengundian tidak menempatkan salah satu wakilnya untuk menyatakan keberatan. ''Kami tidak hadir karena sedang Mukernas di Medan. Kami harus fight dengan runner up grup lain untuk ke semifinal,'' kata Rudy Hartono. Rudy Hartono menyadari bahwa, jika pasukannya lolos sebagai runner up grup akan bertemu juara grup C. Bisa saja juara grup tersebut adalah Malaysia atau Hong Kong. ''Semua pemain dalam kondisi siap tempur. Semoga strategi ini akan membuahkan hasil maksimal,'' ujarnya. (D3-28) |