| Rabu, 29 Nopember 2006 | SEMARANG |
Mengenang Kiprah Musisi Mintarno''(Sa)Yang, Aku Balik Ya...''SEPENGGAL kalimat tersebut masih terngiang dalam ingatan Mimin Sumiari (40) istri almarhum Mintarno (42) personel OM Ken Arok. Matanya sembab ketika mengenang beberapa kata tersebut. Meski terbata-bata mantan lady rocker ini masih cukup tegar mengurai kiprah suaminya dalam blantika musik dangdut dan campursari di Jateng. Ditemani beberapa musisi teman almarhum, Mimin juga berkisah tentang petemuannya dengan sang pujaan hatinya itu. ''Saya bertemu ayah (sebutan akrab Mimin kepada Mintarno-Red) tahun 1990 dan menikah di tahun itu juga. Kami bertemu saat show,'' terang Mimin yang juga menjadi tenaga pengajar di SD Kunir Brongkol 3 ini. Dalam suasana yang masih berselimut duka kemarin, dia mengatakan, Mintarno pernah mengadu nasib di Jakarta selama setahun. Almarhum menjadi pemain musik di sebuah diskotik di Jakarta. Sepulang dari ibukota, 1992 Mintarno bergabung dengan OM Ken Arok hingga akhir hayatnya. Seperti diberitakan, pemain gitar melodi Ken Arok tersebut meninggal setelah sepeda motor yang ditumpanginya menabrak truk pasir yang sedang parkir di Secang, Senin (27/ 11) sekitar pukul 02.00 dini hari. Musisi yang disebut-sebut salah satu gitaris melodi terbaik Jateng ini dimakamkan di TPU Kupang Kidul, Ambarawa tak jauh dari rumahnya, Senin (27/11) setelah salat Dhuhur. ''Sebelum perjalanan pulang ke Ambarawa, dia nelpon saya, ''(Sa)Yang aku balik ya...'' kenang Mimin. Ketika terjadi kecelakaan di Secang itu, OM Ken Arok baru saja tampil di Purworejo dalam rangka tour bersama Jarum 76 dan masih menyisakan 20-an kota. ''Saya tidak punya firasat apa-apa. Hanya saja dua hari sebelum kejadian itu, ayah berpesan kepada anak kami yang pertama (Aldino, 16) agar sekolah yang pinter dan menjaga ibu,'' tutur Mimin. Siapakah Mintarno sebelum bergabung dengan Ken Arok? Musisi Jalanan Jacky Iskandar (45) pentolan Citra Nada mengatakan, Mintarno pernah menjadi musisi jalanan di SK Semarang dan Gembol Bawen. ''Dia orangnya baik dan pendiam. Bakat gitarnya luar biasa. Dia pernah ngamen bareng saya. Dia juga saya minta tinggal di rumah saya di Ngrawan Lor, Bawen,'' kenang Jacky, kemarin. Karena bakatnya bagus, Mintarno lalu diminta bergabung dengan Kharisma Grup pimpinan Joko Subroto sekitar tahun 1987. Selanjutnya almarhum ikut Grup Berkah Ria pada 1989. ''Dia dikenal oleh musisi di Jateng karena permainan gitarnya yang menawan,'' jelas Jacky. Dalam pandangan teman-temannya, Sekretaris PAMMI (Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia) Kabupaten Semarang ini dikenal baik. ''Dia selalu bilang iya setiap temannya membutuhkan bantuan. Menurut orang Jawa, dia itu ''ora isonan'','' terang Tatut Jagger Ketua PAMMI setempat. Pimpinan Ken Arok Frans Sp mengatakan akan menyekolahkan dua anaknya Aldino (16) dan Yonanda (7) hingga mendapat pekerjaan. Frans juga berjanji akan membantu modal untuk kelangsungan hidup keluarga Mintarno. (Rony Yuwono-16) |