| Rabu, 29 Nopember 2006 | SEMARANG |
Chicken Day untuk Tingkatkan KreativitasSEMARANG - Ada kemeriahan di teras masing-masing kelas SMA Sedes Sapientiae, baru-baru ini. Para siswa itu sibuk memasak. Ada yang mengiris sayur, menggoreng ayam, dan membuat minuman yang menyegarkan. Tak heran, aroma masakan yang menggugah selera pun tercium hingga lorong-lorong sekolah itu. Ya, siang itu digelar kegiatan "Chicken Day". Perlombaan memasak antarkelas dengan bahan utama daging ayam itu diikuti 27 peserta. Para siswa dituntut kreatif dalam mengolah daging ayam dengan berbagai macam bumbu. Sebagian ada yang digoreng renyah, dipanggang, dan direbus. Mereka pun berhak memberi nama masakannya. Lihat saja kelas X-1 yang memberi nama masakannya, ayam ngiler udang. Dinamakan demikian, lantaran di dalam daging ayam diberi keju, kemudian digoreng. Dalam penyajiannya, daging ayam itu dilumuri dengan keju cair mosarela. Lain pula dengan kelas X-2. Mereka menamakan karyanya itu ayam coca cola. Sebab cara memasaknya, ayam dicampur dengan minuman ringan Coca Cola. Sementara para siswa kelas XI-IPS I, menyebut masakannya dengan ayam kotak-kotak. Daging ayam yang dipotong kotak-kotak itu ditumis bersama sayuran seperti wortel dan paprika. Kelas XII-IPA 4 menyajikan 'crispy chicken moonlight". Yaitu, daging ayam yang digoreng garing hingga warnanya "keemasan" menyerupai cahaya bulan. "Chicken Day ini merupakan salah satu cara untuk membuat para siswa menjadi lebih kreatif," ungkap Ketua Pelaksana Kokok. Selain meningkatkan kreativitas para siswa, kegiatan yang digelar untuk memperingati Lustrum XI sekolah itu, juga dimaksudkan memupuk kerja sama dan kesetiakawanan. Bagaimana tidak? Juru masak dibatasi hanya tiga orang. Merekalah yang meracik, meramu, dan memasak. Namun teman-teman sekelas, boleh membantu mengambilkan air, mencucikan sayuran, mencuci piring, dan alat memasak lainnya.(H13-56m) |