| Rabu, 29 Nopember 2006 | SEMARANG |
Undip Gagas Rumah Sakit BaruSEMARANG - Rektor baru Unnes dan Undip, Dr Sudijono Sastroatmodjo dan Prof Dr dokter Susilo Wibowo MS Med Sp And mempersiapkan program untuk memajukan universitas masing-masing. Membangun rumah sakit (RS) baru merupakan salah satu program Susilo. Ketika ditemui di Gedung Prof Sudarto Undip Tembalang seusai pisah sambut Rektor Undip, Senin (27/11), dia menyatakan kebutuhan RS baru bagi Fakultas Kedokteran mendesak. Pasalnya, RS milik pemerintah di Semarang terlalu penuh. Padahal, jumlah mahasiswa fakultas tersebut semakin bertambah. Menurut dia, RS milik pemerintah perlu dibantu untuk menghadapi persaingan dengan RS luar negeri. "Nantinya, kami juga bekerja sama dengan RS pemerintah lain dengan membangun jejaringan. Akan ada dokter asing yang bekerja di RS itu. Dokter-dokter kami juga akan dikirim ke luar negeri." Biaya membangun RS tersebut akan diambilkan dari sebagian dana hibah ataupun pinjaman yang diterima Undip. Untuk dua sampai tiga tahun mendatang, Undip mendapatkan bantuan baik berupa hibah maupun pinjaman 40,025 juta dolar AS plus Rp 400 miliar. "Pada 2008, saya akan mencari sumber dana baru demi memajukan universitas karena memang itulah tugas seorang rektor." Sementara itu, ditemui di sela-sela pisah sambut Rektor Unnes (28/11) di auditorium PTN itu di Sekaran, Gunungpati, Sudijono mengungkapkan, program yang akan dilaksanakannya nanti tidak terlepas dari yang dibuat sebelumnya. Demi kesuksesan pelaksanaan program itu, lanjut dia, perlu kerja sama dengan berbagai pihak, tak sebatas dalam negeri tetapi juga luar negeri. "Dengan menjalin kerja sama dengan pihak luar, kita bisa saling tukar informasi seputar dunia pendidikan," ungkap dia. Hal senada disampaikan mantan Rektor Unnes Prof Dr AT Soegito. Menurutnya, tanpa kerja sama, target kemajuan yang diharapkan akan sulit terealisasi. (H11,H31-56j) |