| Rabu, 29 Nopember 2006 | SEMARANG |
PKL Kartini Ditertibkan Lagi
SEMARANG TIMUR - Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di median Jl Kartini, Selasa (28/11), ditertibkan oleh petugas Satpol PP Pemkot. Penertiban itu dilakukan karena mereka dinilai membandel dengan tetap berjualan di median jalan yang dinyatakan terlarang dijadikan tempat untuk berdagang. Kasi Operasional dan Trantib Satpol PP Sumardjo SH mengatakan, operasi dilakukan karena para PKL nekat berjualan di median Jl Kartini. Padahal, baik pihak Kecamatan Semarang Timur maupun Satpol PP telah berkali-kali memperingatkan mereka. ''Kalau mereka kembali lagi, kami akan mengambil tindakan lebih tegas lagi, yakni menyita barang dagangan mereka,'' kata Sumardjo. Seperti pernah diberitakan, sejumlah PKL kembali berjualan di median Jl Kartini. Mereka mengaku telah memperoleh izin dari Camat Semarang Tengah Bima Iriyanto. Sementara itu, Bima kepada Suara Merdeka mengatakan tidak memberikan izin kepada PKL untuk kembali ke jalan. Namun, mereka diberi toleransi sambil menunggu keputusan dari Wali Kota soal relokasi PKL. Menariknya, operasi yang dipimpin Kasi Operasional dan Trantib Satpol PP Sumardjo SH itu hanya ditujukan kepada PKL yang berada di sebelah barat, yakni dekat dengan Jl Dr Cipto. Sebagian besar mereka adalah pedagang pakaian bekas, VCD, dan batu akik. Namun PKL yang menggelar dagangan di sebelah timur, dekat dengan jembatan Kali Banger justru dibiarkan tetap di tempatnya. Mereka adalah PKL yang berjualan burung, pakan burung, dan ikan hias sehingga razia tersebut menimbulkan kesan Satpol PP memberlakukan kebijakan ''tebang pilih'' dalam penegakan perda, khususnya menyangkut PKL. Atas penilaian itu, Sumardjo mengatakan tidak memberlakukan kebijakan pilih kasih. PKL di sebelah timur tidak digaruk karena persoalan teknis, yakni truk Satpol PP penuh muatan gerobak sitaan hasil operasi pada hari itu. Kebetulan, pada hari itu petugas Satpol PP merazia PKL di sejumlah titik, antara lain di Jembatan Mrican dan Jl Kartini. ''Besok, operasi pasti akan kami lanjutkan lagi,'' tandasnya. (H9-56n) |