logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 29 Nopember 2006 SEMARANG
Line

Tindak Tegas Dosen Ngobyek

PENINGKATAN mutu pendidikan menjadi tujuan utama dalam program yang dibuat Wijaya SH MH, Rektor Universitas 17 Agustus (Untag) Semarang. Program tersebut dibuat dalam rangka persiapan menghadapi persaingan yang makin ketat antarperguruan tinggi (PT). Salah satu langkah yang diambil untuk mencapai semua itu adalah pengawasan terhadap kinerja dosen.

"Jika memang kinerjanya tidak bagus, kami akan mengingatkan. Tetapi, tidak menutup kemungkinan kami akan memutuskan hubungan kerja dengan dosen tersebut,'' tegas dia, Senin (27/11).

Pemutusan hubungan kerja itu akan dilakukan, jika dosen yang bersangkutan memiliki pekerjaan di luar kampus yang berdampak terganggunya kegiatan perkuliahan. Namun, sejauh tidak berpengaruh buruk terhadap perkuliahan, pihaknya memberikan izin. "Terganggu atau tidaknya perkuliahan dapat dilihat dari banyaknya jam kuliah yang ditempuh,'' kata bapak dua anak itu.

Sosialisasi program-program tak hanya dilakukan di lingkungan kampus, tapi juga melalui lingkup keluarga. "Saya mengharuskan anggota keluarga untuk mengenal program-program yang ada di Untag. Dengan demikian, mereka bisa menjelaskan kepada orang lain,'' tuturnya.

Menurut Wijaya, tak selamanya PTS kalah bersaing dengan PTN. Sering kali masyarakat beranggapan, PTN selalu lebih baik dari PTS. "Padahal, jika dilihat lebih seksama, banyak program studi yang ada di PTN belum terakreditasi,'' ungkap laki-laki kelahiran Purwokerto, 31 Januari, 46 tahun silam itu. (Roosalina-62h)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA