logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 29 Nopember 2006 SEMARANG
Line

Operasi Sapu Jagat Antisipasi Teror

SEMARANG- Untuk mengantisipasi kemungkinan teror bom menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2006, jajaran Polwiltabes Semarang beberapa hari belakangan kerap menggelar Operasi Sapu Jagat. Operasi tersebut antara lain dimaksudkan untuk menciptakan keamanan di Jawa Tengah, khususnya Kota Semarang.

"Sasaran dari operasi tersebut adalah para teroris, pengguna senjata api illegal, bahan peledak, dan senjata tajam," kata Komandan Dalmas Polwiltabes AKP Nurdin saat memimpin operasi di Jalan Siliwangi, Selasa (28/11) pagi.

Selain menciptakan kondisi aman, operasi itu juga untuk mengantisipasi beredarnya kabar sejumlah teroris masuk ke wilayah Jateng dengan membawa bom. Ditengarai, pelaku yang diindikasikan teroris itu hendak membuat kekacauan di daerah Solo dan Wonogiri, menjelang Natal dan Tahun Baru mendatang.

"Ada indikasi pelaku membawa bom dari Jawa Timur masuk ke wilayah Jawa Tengah," kata Nurdin.

Diperoleh informasi, pelaku tersebut diduga terkait dengan kelompok teroris pimpinan Noordin M Top.

Ditambahkan Nurdin, operasi sapu jagat tersebut digelar selama satu bulan, sejak 20 November lalu. Tiap kali operasi, selalu berpindah-pindah lokasi baik pagi, siang, maupun malam. Tidak hanya di jalan raya, petugas juga menggelar di tempat-tempat yang ditengarai menjadi sarang persembunyian teroris.

Dalam operasi Sapu Jagat yang digelar di Jl Siliwangi, petugas yang diterjunkan adalah gabungan dari Satserse, Satlantas, dan Dalmas Polwiltabes.

100 Personel

Petugas yang diterjunkan berjumlah tak kurang dari 100 personel. Mereka memeriksa sejumlah mobil boks, bak terbuka, truk, dan bus. Selain memeriksa kelengkapan surat-surat berkendaraan, petugas juga mengecek secara teliti isi muatan.

Hingga sore hari, tak ada satu pun mobil yang dicurigai membawa bom. Kendati demikian, petugas tetap akan menggelar operasi serupa di waktu yang berbeda. "Kami tetap akan menggelar operasi baik pagi, siang, sore, dan malam hari. Mudah-mudahan Semarang tetap aman," harap AKP Nurdin.

Selain operasi yang digelar khusus Polwiltabes, sejumlah polresta seperti Semarang Timur, Barat, dan Selatan juga melakukan hal serupa. Mereka menerjunkan personel berseragam untuk memeriksa muatan kendaraan mobil boks dan pribadi.

Kapolwiltabes Semarang Kombes Drs Guritno Sigit Wiranto MBA melalui Kasatreskrim Kompol Agus Rohmat SIK SH MHum mengatakan, selama operasi digelar pihaknya baru mengamankan sebuah senjata api laras panjang dan menahan seorang tersangkanya.

''Memang menjelang natal dan tahun baru, kami melaksanakan operasi ini secara intensif demi keamanan dan kenyamanan warga ibu kota Jateng,'' papar Kasatreskrim. (H21,D12-62)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA