logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 29 Nopember 2006 KEDU & DIY
Line

MENOREH

''Biar di Desa, Kita Tetap Bisa Melihat Dunia''

  • Oleh: Wahid Zaenal Arifin

JUDUL tersebut di atas merupakan petikan iklan sebuah perusahaan layanan internet berjudul Internet Goes to School. Iklan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat di pedesaan sudah saatnya mengenal internet. Kebutuhan internet tidak lagi menjadi monopoli masyarakat perkotaan.

Manfaat internet yang sangat banyak, membuat semua orang ingin mengetahui dan menguasainya. Internet membuat batas antardaerah bahkan antarnegara seolah telah sirna. Kita dapat berkomunikasi dan mengirim berita maupun uang ke seluruh penjuru dunia secara realtime .

Dulu, untuk dapat berbincang-bincang dengan orang lain, kita harus berkunjung ke rumah yang bersangkutan. Untuk mengirim berita, kita harus menulis surat. Untuk mengirim uang kita harus menggunakan wesel.

Sekarang, ketiga kebutuhan di atas dapat dipenuhi dengan internet. Berkunjung diganti dengan chatting, mengirim surat diganti dengan mengirim email dan mengirim wesel diganti dengan internet banking. Selain cepat, dengan internet kita juga dapat menghemat waktu, biaya dan tenaga.

Selain ketiga hal tersebut di atas, internet juga menyediakan ribuan informasi dan hiburan. Kita dapat melihat profil daerah, perusahaan, sekolah, lembaga dan selebritis favorit pada website-nya masing-masing.

Perbedaan bidang masing-masing website dapat dilihat dari ekstensi domainnya. Di Indonesia, dikenal ada sembilan ekstensi domain, yaitu: .ac.id untuk lembaga pendidikan, .sch.id untuk sekolah, .co.id untuk lembaga komersial, .go.id untuk lembaga pemerintah, .mil.id untuk lembaga militer, .ne.id untuk lembaga militer yang mempunyai jaringan pelanggan, .or.id untuk organisasi, .web.id untuk siapa saja, termasuk perorangan, dan war.net.id untuk pengusaha warung internet (Sopyan, Yayan 2005).

Dengan melihat ekstensi domainnya, kita dapat menebak informasi apa yang tersedia dalam sebuah website. Bagi siswa yang ingin mencari perguruan tinggi dapat mengakses website yang berekstensi ac.id, seperti http://www.polsa.ac.id. Bagi yang ingin mengetahui profil lembaga pemerintah, tentu mereka harus mengakses website yang berekstensi .go.id, seperti http://www.purworejo.go.id.

Selain itu, internet juga merupakan media hiburan yang tidak kalah serunya dibanding bioskop, televisi maupun radio. Dengan internet, kita dapat menonton film, mendengarkan musik, melihat profil artis, bahkan kita dapat berbincang-bincang layaknya menelepon orang lain. Chatting merupakan fasilitas internet yang digunakan sebagai media berbincang-bincang.

Dampak Negatif

Segala sesuatu di dunia ini bak dua sisi mata uang logam. Di satu sisi positif, tapi di sisi lain negatif, tak terkecuali internet. Selain membawa ribuan manfaat, internet juga tidak terlepas dari banyaknya dampak negatif.

Salah satu dampak negatif yang paling terasa di tengah masyarakat adalah mudahnya anak di bawah umur mengakses website khusus dewasa. Tidak adanya batasan umur mengakses suatu website menyebabkan semua orang dapat dengan bebas mengakses seluruh website yang ada.

Selain dampak buruk bagi anak-anak, kemajuan internet juga diikuti oleh banyaknya kejahatan yang berhubungan dengan internet (cyber crime) seperti pembobolan rekening bank. Kejahatan ini sangat meresahkan masyarakat, sehingga menjadi salah satu tugas penting polisi. Bahkan cyber crime menjadi salah satu isu hangat dalam konferensi ke-19 International Criminal Police Organization yang di selenggarakan di Jakarta beberapa waktu lalu.

Selain kedua dampak negatif yang terlihat jelas tersebut, internet sering membuat kita menjadi pemalas. Ketika kita berinternet, kita sering lupa waktu, sehingga pekerjaan menjadi terbengkelai. Apalagi ketika kita sudah asyik berkenalan dengan orang lain melalui chatting.

Untuk mengeliminir dampak negatif tersebut di atas, ada beberapa langkah yang dapat kita lakukan. Yaitu: membimbing anak-anak ketika mulai mengenal internet, mengikuti perkembangan dunia internet, serta membuat jadwal kegiatan harian sebaik mungkin.

Melarang anak mengenal internet bukanlah sesuatu yang bijak, begitu juga melepas bebas anak-anak mengenalnya. Langkah paling bijak adalah membimbing anak-anak, sehingga mereka dapat memanfaatkan dampak positif internet tanpa terpengaruh dampak negatifnya. Arahkanlah anak-anak untuk mengakses website yang berhubungan dengan dunia pendidikan.

Berbagai jenis kejahatan dunia internet harus kita ikuti perkembangannya, sehingga kita tidak menjadi korbannya. Di media massa sering dibahas tentang kejahatan dunia internet dan solusi pencegahannya. Agar tidak menjadi korban, kita harus senantiasa mengikuti perkembangannya dan mendapatkan solusi pencegahannya. Jika kita dapat membuat jadwal kegiatan harian dengan sebaik-baiknya, pekerjaan kita tidak akan terganggu oleh adanya aktivitas berinternet.

Dengan membuat dan mematuhi jadwal tersebut, kebutuhan ke warnet, bekerja dan yang lain, akan terpenuhi semua. (Wahid Zaenal Arifin, Asisten Dosen Politeknik Sawunggalih Aji, Kutoarjo-24)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA