| Rabu, 29 Nopember 2006 | KEDU & DIY |
PPP Rangkul Kembali NU dan MuhammadiyahKEBUMEN - Ajang silaturahmi dan halalbihalal keluarga besar PPP Kebumen di Gedung Setda, Jl Mayjen Sutoyo, kemarin, seolah menjadi awal kebangkitan partai berlambang Kakbah itu. Sejumlah kiai sepuh, pimpinan NU, pimpinan Muhammadiyah dan anggota Ansor hadir. Deretan petinggi PPP yang hadir antara lain anggota DPR RI H Daromi Irjas, Wakil Ketua DPW PPP Jateng Drs H Endro Suyitno yang juga Wakil Ketua Komisi D DPRD Jateng, serta Ketua DPC PPP H Yusuf Cahyono BSc. Acara silaturahmi itu diisi pengajian KH Zuhrul Anam dari Leler, Banyumas. Para kiai berpengaruh yang hadir antara lain KH Nurhamid Wonoyoso, KH Anwar Satibi, KH Ahmad Gufron (Ketua Majelis Pertimbangan Cabang PPP), KH Zaenudin, dan Kiai Sumani. Ketua PCNU KH Drs Masykur Rozzaq duduk di deretan depan bersama Pengurus Daerah Muhammadiyah M Abduh Hisyam SAg dan Agus Salim Chamidi SSos dari GP Ansor. Ketua DPC PPP Yusuf Cahyono yang dihubungi di sela-sela acara menyatakan, sesuai tema halalbihalal, ''PPP Merajut Kembali Kebersamaan'', pihaknya bertekad mengajak kembali semua kader dan mantan aktivis PPP ''pulang ke rumah''. Bahkan pihaknya sangat mendukung upaya islah para tokoh elite DPP PPP Hamzah Haz dan Surya Darma Ali dengan Ketua Umum GP Ansor Saifullah Yusuf dalam wacana ''menengok rumah lama''. ''Kesempatan silaturahmi ini memang menjadi momentum kami untuk kembali bersama-sama membesarkan PPP,'' tandas Yusuf yang putra tokoh PPP (alm) HA Fadlun Haryanto BA. Target Yusuf pun merasa optimistis, dalam Pemilu 2009, suara PPP di Kebumen kembali meningkat. Jika DPW PPP menargetkan bisa meraih 9 kursi DPRD, sedangkan saat ini hanya memiliki lima kursi di DPRD kabupaten, pihaknya menargetkan bisa melampaui target tersebut. Sebagai langkah awal, pihaknya telah melakukan silaturahmi intensif dengan para kiai dan tokoh yang dulu pendudukung PPP, namun sempat berbelok mendukung partai lain, khususnya PKB. Yang mengejutkan, sinyal dukungan para kiai itu amat kuat untuk kembali ke partainya. Bahkan dalam acara silaturahmi itu, pihaknya menargetkan sekitar 1.000 undangan. Namun di luar dugaan, lebih dari 1.500 kader dan simpatisan hadir memenuhi gedung di utara kantor Pemkab tersebut. ''Kami agak kerepotan, karena tak menyangka yang hadir sebanyak itu,'' tandas Yusuf yang akrab dipanggil Nono itu. Sementara itu, H Endro Suyitno atas nama DPW meminta para kader bisa berlaku simpati, peka dan responsif terhadap masalah-masalah yang ada di sekitarnya. ''PPP harus mampu mewadahi semua potensi, dan menyerap aspirasi rakyat,'' katanya. (B3-24) |