| Rabu, 29 Nopember 2006 | INTERNASIONAL |
Demonstran Bakar Kantor KPUDHAKA - Kelompok aktivis politik membakar dua kantor Komisi Pemilihan Umum di Bangladesh selatan, Selasa kemarin. Sementara aliansi 14 partai memulai aksi baru untuk memaksa pengunduran diri para pejabat KPU atas tuduhan bersikap tidak netral. Protes-protes itu dilakukan sehari setelah KPU menetapkan tanggal pemilihan parlemen 21 Januari, menolak imbauan aliansi Liga Awami untuk menunda pengumuman pemilu sampai komisi itu direorganisasi dan daftar pemilih diperbarui. Polisi antihuru-hara mencegat ribuan aktivis dari aliansi Liga Awami yang dipimpin mantan perdana menteri Sheikh Hasina ketika mereka bergerak menuju kantor pusat KPU di Dhaka. Para pendukung aliansi itu membakar sebuah kantor KPU Distrik di kota pantai selatan Barizal. Ratusan dokumen di kantor itu ikut terbakar. ''Kami menduga aksi itu bertujuan mengganggu proses pemilihan,'' kata seorang pejabat. Pada Senin lalu, sebuah kantor KPU lainnya dan satu gedung pengadilan di kota Khulna, di bagian barat daya negara itu, juga dibakar. Seorang pejabat PBB mengatakan Sekjen PBB Kofi Annan akan mengirim seorang staf penting ke Bangladesh menjelang pemilu Januari mendatang untuk membantu agar pemilihan itu berjalan damai dan transparan. (ant-25) |