logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 29 Nopember 2006 INTERNASIONAL
Line

Quebec Jadi Negara di Dalam Kanada

OTTAWA - Parlemen Kanada mengakui Quebec sebagai negara dalam satu Kanada bersatu, Senin lalu. Parlemen mendukung usulan kontroversi yang mendorong seorang menteri dalam pemerintahan Konservatif minoritas mengundurkan diri.

The House of Commons, majelis terpilih parlemen, memberikan suara 266:16 dalam mendukung mosi itu. Menurut pemerintah, hal itu merupakan cara untuk menghindari tekanan dari kelompok separatis yang berbicara bahasa Prancis yang ingin memisahkan diri dari Kanada.

Para pengritik menyatakan usulan itu sebenarnya menyokong kelompok separatis. Blok Quebeois yang pro-kemerdekaan, menyatakan akan memanfaatkan perubahan itu untuk menuntut kekuasaan tambahan, termasuk hak-hak orang Quebec untuk berbicara pada pertemuan internasional.

Menteri urusan Antarpemerintahan Michael Chong mengundurkan diri karena voting itu dan mengatakan kelompok separatis akan memanfaatkannya untuk menyebar kekacauan.

''Saya yakin pada negara kita yang besar ini, dan saya percaya pada satu negara, yang tidak terbagi, yang disebut Kanada,'' kata Chong pada konferensi pers. Dalam pidatonya di Kabinet, dia juga menyebut-nyebut hubungan Ottawa dengan Quebec dan provinsi-provinsi Kanada.

''Mereka (kaum separatis) akan menyatakan bahwa jika Quebec merupakan satu negara dalam wilayah Kanada, maka suatu saat nanti mereka pasti menjadi satu negara tanpa Kanada.''

Pengunduran diri Chong tidak mengancam kelangsungan pemerintahan, namun menegaskan ketegangan politik tentang status Quebec. Quebec telah mengadakan dua referendum, tentang apakah akan memisahkan diri dari Kanada ataukah tidak.

PM Konservatif Stephen Harper merancang mosi itu pekan lalu dalam responsnya terhadap salah satu anggota blok yang mengakui Quebec sebagai negara, namun tidak menyebut kata ''dalam Kanada bersatu''.

Kabar dari Harper itu tidak memperbaiki keadaan, ketika para kandidat konservatif kalah dalam dua pemilihan sela untuk mengisi kursi-kursi yang kosong di parlemen.

Partai itu berharap bisa merebut London North Centre di provinsi pusat kekuasaan Ontario. Namun, partai itu hanya menduduki urutan ketiga di bawah Partai Green dan kelompok Liberal. (rtr-niek-26)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA