logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 29 Nopember 2006 BANYUMAS
Line

Isak Tangis Warnai Keberangkatan Calon Haji

PURBALINGGA - Suasana Pendapa Dipokusumo pagi kemarin penuh keharuan. Hampir di setiap sudut terlihat beberapa orang bertangisan. Namun tangis yang terdengar adalah tangis bahagia, bukan tangis kesedihan. Ya, pagi itu ratusan calon haji berpamitan untuk terakhir kali dengan sanak keluarganya.

Suasana khidmat di kompleks pendapa itu sangat kontras dengan suasana di luar pendapa. Ribuan pengantar berdesak-desakan menunggu keberangkatan 382 calon haji yang menggunakan sembilan bus menuju Asrama Haji Donohudan, Boyolali. Mereka berkumpul tepat di pintu keluar pendapa sehingga petugas terpaksa memasang besi penghalang.

"Sebab kalau tidak diberi pembatas semacam ini nanti semua orang masuk ke kompleks pendapa. Pengaturan dan pengamanannya lebih susah. Kasihan jamaahnya nanti. Jadi, yang sekadar mengantar dan menjadi penggembira cukup menunggu bus dari luar," ujar seorang petugas Satpol PP yang berjaga.

Tidak hanya suasana depan pendapa yang hiruk pikuk, arus lalu lintas di sekitar pendapa juga macet total hingga 5 km. Sebab, banyak kendaraan pengantar jamaah yang memaksa mendekat kompleks pendapa, sedangkan kendaraan yang lain berusaha keluar dari keruwetan lalu lintas. Akibatnya, di mana-mana terjadi kemacetan.

Sementara itu, rencana awal keberangkatan jamaah pada pukul 05:30 mundur menjadi pukul 06:15. Hal itu antara lain karena ada beberapa calon haji yang datang terlambat lantaran terjebak kemacetan saat mendekati kompleks pendapa. Polisi terpaksa membantu mereka menerobos arus yang hanya bisa merambat itu.

Mutasi

Dari 389 orang pendaftar haji di Purbalingga, lima orang di antaranya telah mutasi ke luar daerah. Yaitu, empat orang mutasi ke Banyumas dan seorang lagi mutasi ke Banjarnegara. Dengan demikian, calon haji yang berangkat dari Purbalingga 384 orang.

Namun dua dari 384 orang itu terpaksa tidak berangkat karena diketahui hamil.

Jamaah baru berangkat ke Tanah Suci pada 29 November melalui embarkasi Adi Sumarmo Solo pukul 13.00 dalam kloter 4 bersama jamaah Banyumas. Kloter 4 itu berisi 401 penumpang yang terdiri atas 380 calon haji dari Purbalingga dan 18 calon haji dari Banyumas serta 3 petugas kloter.

Jamaah berangkat menggunakan pesawat Garuda berbadan lebar dengan nomor penerbangan 6102. Begitu tiba di Bandara King Abdul Azis pukul 21.30 mereka masuk Hotel Jarwal Mekah. Jaraknya sekitar 600 meter dari Masjidil Haram. Setiap dua kamar di hotel itu dilengkapi fasilitas dapur dan kamar mandi. Setiap kamar bisa menampung lima orang.

Dari 384 calon haji tahun ini, paling banyak adalah bekerja sebagai PNS, yaitu 127 orang. Namun pendidikan terbanyak adalah SD, yaitu 149 orang, sedangkan dari sisi umur paling banyak berusia 51-60 tahun, yaitu 129 orang. (F10-42n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA