SUARA MERDEKA
 
INDEKS BUDAYA Rabu, 06 September 2006

Minimnya pemanggungan ketoprak di Semarang acap memunculkan pertanyaan, apakah kehidupan kesenian tradisional di ibu kota Jawa Tengah itu masih berdenyut. Berbeda dari ketoprak pesisiran di Pati dan sekitarnya yang begitu hidup,

APA pula yang disebut sastra marginal? Apakah karya sastra yang membincangkan nasib orang-orang pinggiran atau karya sastra yang ditulis orang-orang pinggiran?Pertanyaan itu mengemuka dalam "Diskusi Sastra Marginal" di ruang pertemuan Perpustakaan IAIN Walisongo, Semarang, kemarin.

JAKARTA - Westlife, kelompok vokal asal Irlandia, dipastikan bakal manggung lagi di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, 12 September. Kepastian kedatangan Shane, Nicky, Mark, dan Kian dikemukakan Adrie Subono, bos Javamusikindo, beberapa waktu lalu.Dalam tur Asia ''The Face to Face Asian Tour'' itu, kata dia, Westlife direncanakan membawakan tembang hit mereka.

JARANG ada film bisa mengemas pesan paling mendasar berbungkus komedi segar nan menghibur. Click adalah satu di antara yang sedikit itu. Kisah film besutan Frank Coraci berdasar ide kreatif Steve Koren dan Mark O'Keefe itu membumi dan dikemas dalam fantasi yang akrab dalam keseharian. Alur pun mengalir sempurna.

SEMARANG- Setelah sukses tampil dalam resepsi kenegaraan di Istana Merdeka, beberapa waktu lalu, kelompok musik Congrock 17 menggelar konser bertajuk ''Dari Istana ke Masyarakat''. Konser untuk memeriahkan Olimpiade Sains Nasional V Tahun 2006 itu dilaksanakan di halaman Kantor Dinas P dan K Jawa Tengah, Jalan Pemuda 134, Semarang, hari ini pukul 19.00. Selain tembang-tembang yang dibawakan di Istana, Congrock 17 akan menghibur penonton dengan lagu-lagu populer yang dikeroncongkan. (H6-53)

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA